kepripedia
Home / Hukum Kriminal / 2 Calo PMI di Batam yang Imingi-imingi Gaji Besar ke Korban Diringkus Polisi

2 Calo PMI di Batam yang Imingi-imingi Gaji Besar ke Korban Diringkus Polisi

Dua orang calo para Pekerja Migran Indonesia (PMI) diringkus Polisi di Kampung Simpangan Kilometer 16, Tanjunguban, Bintan, Minggu (7/6) lalu.

“Dua orang tersebut akan memberangkatkan 30 orang calon PMI menuju Malaysia secara ilegal melalui pelabuhan tikus atau yang disebut tak resmi,” kata Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt didampingi Dirreskrimum Polda Kepri Kombes Pol Arie Darmanto dalam jumpa pers, Senin (7/6).

“Pelaku diamankan di rumahnya D No 16 dan Far alias Hafiz, warga jalan bambu kuning kilometer 16 RT 08,” tambah dia.

Harry menjelaskan, penangkapan ini berawal dari tindaklanjut laporan masyarakat akan ada pengiriman para calon PMI tanpa dokumen ke negeri Jiran. Setelah ditelusuri, tim menemukan para korban dan beberapa barang bukti buku catatan para pelaku yang sedari awal telah berangkatkan para PMI.

ads

Para calon PMI yang akan diberangkatkan tersebut, kata dia, diimingi gaji besar. Di antaranya yang sudah bekerja di perkebunan dengan gaji Rp 3 juta.

“Para pelaku menjanjikan penghasilan paling kecil sebulan sebesar Rp 3 juta dan paling besar Rp 4,5 juta,” bebernya.

Polisi menyita barang bukti di tangan pelaku antara lain uang sejumlah Rp 7,8 juta, 2 unit handphone, buku catatan PMI yang telah dikirim ke Malaysia, 2 tiket boarding pass calon PMI serta surat keterangan pemeriksaan COVID-19 sebanyak 2 lembar.

“Inilah yang kita amankan, untuk berapa lama para pelaku melakukan aksi masih kita dalami, untuk perkembangan nanti kita kasih info lebih lanjut,” imbuhnya.

ads

Kini kedua pelaku telah berada di balik jeruji Polda Kepri guna proses lebih lanjut. Polisi menjerat mereka dengan pasal 81 dan pasal 83 Undang-undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia ancaman ancaman 10 tahun penjara atau denda 15 Miliar.



Penulis: Zalfirega

Editor: Hasrullah

BERI KOMENTAR