Menu

Mode Gelap

Hukum Kriminal · 12 Feb 2022 16:47 WIB ·

2 Remaja Pembobol Indomaret di Batam Kecanduan Game Online


 Polisi menggelar jumpa pers. Foto: Rega/kepripedia.com Perbesar

Polisi menggelar jumpa pers. Foto: Rega/kepripedia.com

ADVERTISEMENT
advertisement

Remaja berinisial DM (17) dan DS (16) nekat membobol Indomaret di Kaveling Sejulung, Nongsa, Batam pada Rabu (1/12). Mereka melakukan pencurian karena candu dengan game online, Higgs Domino.

“Uang hasil curian kami gunakan untuk beli chip Higgs Domino,” ujar seorang pelaku tertunduk lesu saat jumpa pers di Polsek Nongsa, Jumat (11/2).

Dua remaja itu irit bicara saat dihadirkan polisi dalam jumpa pers. Aksi mereka cukup terorganisir karena masuk ke dalam Indomaret saat suasana sepi alias malam hari.

Namun mereka tak dapat berkutik saat kamera CCTV merekam aksi ke dua pelaku saat mengambil barang milik toko tersebut.

ADVERTISEMENT
advertisement

“Dua pelaku kita amankan Sabtu (5/2) lalu berdasarkan ciri-ciri yang didapat dari rekaman CCTV, ” ungkap Kapolsek Nongsa, Kompol Yudi Arvia.

Dikatakan, dua pelaku diringkus di lokasi terpisah yakni DM (17) tangkap di Simpang Sekolah Ibnu Sina, Sagulung, Nongsa dan DS (16) di Kavling Baru, Nongsa.

ADVERTISEMENT

“Saat ditangkap keduanya tidak melakukan perlawanan. Mereka mengakui perbuatannya,” ucap dia.

Sebelumnya diberitakan aksi pelaku sempat terekam kamera CCTV mengunakan penutup wajah saat hendak masuk ke dalam Indomaret.

Setelah berhasil masuk, mereka langsung turun ke lantai satu dan menggasak uang hasil penjualan toko.

ADVERTISEMENT

Tidak sampai di situ, keduanya juga mengambil satu slop rokok yang tersimpan di laci.

“Mereka manjat ke lantai dua dengan merusak pintu gudang,” kata dia.

Dia menuturkan dua pelaku diketahui masih anak dibawa umur. Satu diantara DM 17 merupakan residivis di kasus yang sama.

ADVERTISEMENT

“Tersangka DM (17) merupakan residivis dan baru keluar tahun 2021 lalu,” tambahnya.

Akibat ulahnya pihak Indomaret melaporkan ke Polsek Nongsa dengan kerugian Rp 4,4 Juta.

Kini, tersangka dijerat Pasal 303 ayat 2 junto KHUP dengan sistem peradilan pidana anak dengan ancaman pidana 9 tahun kurungan penjara.

ADVERTISEMENT
Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung
Artikel ini telah dibaca 48 kali

Penulis: | Editor: Khairul S


ADVERTISEMENT
advertisement
Tetap terhubung dengan kami:
advertisement
Baca Lainnya

Ruko Dibobol Saat Pemilik Pulang Kampung, 4 Pelaku Diamankan

19 Mei 2022 - 22:16 WIB

10 Kg Sabu Tangkapan BNNP Kepri dari 2 Kurir Jaringan Internasional Dimusnahkan

18 Mei 2022 - 17:06 WIB

BNNP Kepri Ungkap Peredaran Narkoba di Lingga, Sabu 11 Kg Diamankan

18 Mei 2022 - 16:22 WIB

Polda Kepri Tangkap Oknum Polisi Talaud DPO Kasus Penipuan

17 Mei 2022 - 15:07 WIB

Pesawat Inggris Masuk ke Teritorial Indonesia Tanpa Izin Bakal Dikenakan Denda

14 Mei 2022 - 18:13 WIB

Komplotan Pencuri Motor di Batam Diringkus Polisi, Sudah Beraksi di 12 Lokasi

13 Mei 2022 - 22:45 WIB

Trending di Hukum Kriminal
advertisement