Menu

Mode Gelap

Hukum Kriminal · 18 Mar 2023 17:38 WIB

2 Terdakwa Kasus Korupsi SMKN 1 Batam Divonis Setahun Bui


					Sidang putusan kasus korupsi SMKN 1 Batam di PN Tanjungpinang. Foto: Istimewa Perbesar

Sidang putusan kasus korupsi SMKN 1 Batam di PN Tanjungpinang. Foto: Istimewa

Kasus korupsi pengelolaan anggaran sekolah di SMKN 1 Batam sudah masuk babak akhir. Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Tanjungpinang pun sudah menjatuhkan hukuman untuk kedua terdakwa. Yakni mantan Kepala Sekolah serta Bendahara SMKN 1 Batam.

Putusan itu dibacakan oleh Ketua Majelis Hakim Siti Hajar Siregar didampingi Hakim Anggota Anggalanton Going Manalu dan Syaiful Arif di Pengadilan Negeri Tanjung Pinang, Jumat (17/3).

ADVERTISEMENT

Dalam amar putusannya, Majelis Hakim menyatakan keduanya telah terbukti secara sah dan meyakinkan menurut hukum bersalah melakukan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 3 Junto 18 UU no.31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan TP. Korupsi yang diubah dan ditambah dengan UU no.20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU no.31 Tahun 1999 Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP Jo. Pasal 65 ayat (1) KUHP sebagai mana dalam dakwaan subsidiair Penuntut Umum.

Di mana mantan Kepala Sekolah SMKN 1 Batam LLS divonis dengan hukuman penjara selama satu tahun, denda, dan uang pengganti.

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Lea Lindrawijaya Suroso (LLS) dengan pidana penjara selama satu tahun penjara dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan sementara dengan perintah terdakwa tetap dalam tahanan, dan denda sebesar Rp 50 juta subsidair satu bulan kurungan,” ujar Ketua Majelis Hakim, Siti didampingi anggota.

Untuk uang pengganti yang dijatuhkan ke LLS yakni sebesar Rp 135.000.000 dengan ketentuan jika terdakwa tidak membayar uang pengganti paling lama dalam waktu 1 bulan sesudah putusan pengadilan mempunyai kekuatan hukum tetap, maka harta bendanya dapat disita Jaksa dan dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut dalam hal terdakwa tidak memiliki harta benda yang mencukupi untuk membayar uang pengganti, maka diganti dengan pidana penjara selama 3 bulan.

Baca: Momen 2 Tersangka Korupsi Dana BOS SMKN 1 Batam Keluar dari Kejaksaan

Sementara mantan bendahara SMKN 1 Batam, WD divonis satu tahun penjara dan denda Rp 50 juta subsidair 1 bulan. Namun untuk WD tanpa uang penganti.

“Menyatakan menetapkan terdakwa tetap ditahan, ” tegas hakim Siti.

ADVERTISEMENT

Vonis kedua terdakwa ini lebih ringan dari tuntutan JPU, di mana LLS dituntut 2 tahun penjara dan WD dituntut satu tahun 6 bulan.

Dalam sidang putusan ini hadir kuasa hukum kedua terdakwa dan kedua  terdakwa secara online. Atas vonis tersebut, keduanya pun menyatakan banding.

Sementara JPU mengaku masih pikir-pikir.

ADVERTISEMENT

“Masih pikir-pikir, punya waktu 7 hari” ujar Kasi Intel Kejari Batam, Andreas Tarigan dalam keterangannya.

Gabung dan ikuti kami di :

Penulis: | Editor: Redaksi



whatsapp facebook copas link

Baca Lainnya

Kejari Karimun Musnahkan Barang Bukti Rokok Ilegal Tahap II: Total 2.990 Karton

21 Juni 2024 - 13:14 WIB

IMG 20240621 120650 11zon

Polisi Ringkus Sepasang Suami-Istri di Tanjungpinang karena Jadi Mucikari

20 Juni 2024 - 18:35 WIB

IMG 20240620 WA0041 11zon

Gelapkan Uang Perusahaan Capai Rp 8 Miliar, Oknum Karyawan di Bintan Ditangkap Polisi

19 Juni 2024 - 18:52 WIB

IMG 20240619 WA0028

Waspada! Kasus Curanmor di Tanjungpinang Timur Meningkat

19 Juni 2024 - 12:35 WIB

IMG 20240619 WA0020 11zon

Jaksa Musnahkan Barang Bukti Narkoba dan Rokok di Karimun, Ini Jumlahnya

19 Juni 2024 - 12:29 WIB

IMG 20240619 WA0004 11zon

Terungkap! Pelaku Kasus Pembuangan Bayi di Karimun Ternyata Sepasang Kekasih

16 Juni 2024 - 14:52 WIB

IMG 20240616 WA0079 11zon
Trending di Hukum Kriminal