kepripedia
Home / Warta / 4 Hari PPKM Darurat di Kepri Belum Berdaya Tekan COVID-19

4 Hari PPKM Darurat di Kepri Belum Berdaya Tekan COVID-19

Satgas Penanganan COVID-19 mengevaluasi pelaksanaan Penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat di Kota Batam dan Tanjungpinang selam empat hari belakangan 12-15 Juli 2021. Hasilnya, penerapan PPKM Darurat masih belum berdampak signifikan untuk menekan COVID-19.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kepri, Tjetjep Yudiana, mengakui sejak diberlakukannya pada 12 Juli 2021 lalu, angka Covid-19 masih mengalami kecenderungan fluktuatif.

“Diprediksi dalam satu periode penerapan PPKM masih akan tetap pada kisaran seperti itu,” ujarnya, Jumat (16/7).

Kendati demikian, ia menjelaskan, tujuan dilakukannya PPKM Darurat ini adalah untuk mengurangi mobilitas masyarakat di wilayah yang masuk dalam kategori darurat penyebaran COVID-19.

ads

Dinilai dari tujuan tersebut, maka PPKM ini cukup efektif. Karena, ketika pemerintah daerah melakukan testing atau tracing dan menemukan kasus positif, maka penanganan untuk mengarantina pasien terkonfirmasi dapat segera dilakukan guna memutus mata rantai penularan COVID-19.

“Sehingga yang selama ini terbiarkan, bisa kita kendalikan dan memutus mata rantai penularannya,” ucap Tjetjep.

Untuk diketahui, berdasarkan data Satgas COVID-19 Kepri pada 15 Juli 2021 lalu penambahan pasien terkonfirmasi sebanyak 625 orang. Terdiri dari, Batam 266, Tanjungpinang 179, Bintan 70, Karimun 22, Natuna 53, Lingga 26, dan Anambas 7 orang.

Dengan demikian, jumlah kasus yang masih aktif saat ini sebanyak 5.906 orang. Angka kasus meninggal dunia juga bertambah 28 orang, sehingga total kasus meninggal dunia akibat Covid-19 saat sebanyak 781 orang.



Penulis: Ismail

Editor: Yoan S N

BERI KOMENTAR