Hukum Kriminal ยท 9 Nov 2021 11:59 WIB

6 Pemuda di Batam Ditangkap Usai Coret Dinding Terowongan Pelita


Coretan dinding di terowongan pelita Batam. Foto: Istimewa Perbesar

Coretan dinding di terowongan pelita Batam. Foto: Istimewa

Pria berinisial R (24) dan M (19) warga Batu Aji dan Batam Kota nekat menulis “hentikan bisnis PCR”, “mural shuck” dan “jokowi is” di dinding terowongan Pelita. Alhasil dari perbuatannya, kedua pelaku harus digiring polisi.

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu 30 Oktober 2021 sekira pukul 23.00 WIB. Saat itu saksi Hendra bersama dengan rekannya kebetulan melintas di terowongan tersebut dan melihat para pelaku sedang mencoret dinding. Hendar bersama kawan kemudian langsung menghampiri pelaku yang kala itu ada enam orang.

Tak sadar saksi datang, R terus mencoret dinding bersama temannya M, mengunakan cat pilox warna hitam. Padahal empat orang temannya telah kabur mengunakan motor.

“Saat dihampiri empat teman pelaku langsung lari dan tinggallah 2 pelaku tengah asyik mencoret dinding,” ujar Kapolsek Lubuk Baja AKP Budi Hartono, Senin (8/11) malam.

ads

Pelaku lalu sadar saat ditegur oleh saksi dan divideokan. Ia juga mencoba kabur menggunakan motor. Namun sepeda motor pelaku jatuh hingga akhirnya pelaku diamankan ke Polsek Lubuk Baja.

Dari sana, polisi kemudian melakukan proses penyelidikan dan akhirnya menangkap empat teman pelaku antara lain berinisial N, G, I, A yang semula kabur. Setelah dilakukan pemeriksaan, para pemuda ini mengakui bahwa rekannya yang melakukan pencoretan mural tersebut.

“Kala itu mereka usai acara komunitas band musik rock punk yang baru dilaksanakan di Loka Suara, Batu Ampar hendak ke pasir Putih, Bengkong dan singgah di terowongan Sei Panas (terowongan Pelita) untuk mencoret tulisan tak pantas tersebut,” ungkap AKP Budi.

Kepada polisi, pelaku mengaku jika aksinya mencoret dinding itu, karena keinginan pribadi. Pelaku juga mengaku sedang berada di bawah pengaruh minuman keras.

ads

Kepada mereka semua, dilakukan tes urine yang hasilnya 4 orang dinyatakan positif. 4 pelaku itu lalu diserahkan ke Reskrim Narkoba Polresta Barelang untuk proses lebih lanjut.

Sementara untuk yang tidak positif, pelaku diserahkan ke penyidik pegawai negeri sipil (PPNS) Satuan Pamong Praja (Satpol PP) Kota Batam yang dikenakan pelanggaran Perda Kota Batam.

Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung

Penulis: | Editor: Redaksi


ads
Tetap terhubung dengan kami:
Baca Lainnya

3 Terduga Penipu Lowongan Kerja di Karimun Diperiksa Polisi

7 Desember 2021 - 21:04 WIB

Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Arsyad Riyandi

Pengaruh Alkohol, Pemuda Ini Nekat Perkosa Gadis Desa Kelong

7 Desember 2021 - 19:01 WIB

260 Orang di Karimun Jadi Korban Penipuan Lowongan Kerja

7 Desember 2021 - 12:12 WIB

Polisi Tangkap 2 Pelaku Pemalsuan Surat Kapal Seniha yang Dibajak di Batam

7 Desember 2021 - 08:10 WIB

KPK Sebut Terima Pengembalian Uang Rp 3 M dari Kasus Kuota Rokok di Bintan

4 Desember 2021 - 20:49 WIB

Tega! 2 Pemuda di Batam Cabuli Anak SD Secara Bergilir

3 Desember 2021 - 22:19 WIB

Trending di Hukum Kriminal