Menu

Mode Gelap

Hukum Kriminal · 5 Jul 2022 22:01 WIB ·

7 Pelaku Penyelundupan PMI Ilegal dari Bintan ke Malaysia Ditangkap Polisi


 Ilustrasi. Foto: Istimewa Perbesar

Ilustrasi. Foto: Istimewa

ADVERTISEMENT
advertisement

Polres Bintan Kembali menangkap 7 pelaku penyelundupan Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal menuju Malaysia melalui jelaur perairan wilayah Utara Kabupaten Bintan. Operasi tersebut merupakan hasil kerjasama antara Satpolairud dan Satreskrim Polres Bintan.

Kapolres Bintan, AKBP Tidar Wulung Dahono, mengataka selain menangkap para pelaku dalam kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) ini pihaknya juga mengamankan para PMI ilegal yang diberangkatkan.

“Dari operasi itu kita berhasil menangkap 7 orang diduga pelaku terkait kasus PMI Ilegal di Wilayah Utara Kabupaten Bintan. Kemudian juga mengamankan PMI yang akan diberangkatkan ke negara seberang yaitu Malaysia,” ujarnya, Selasa (5/7).

Pengungkapan kasus TPPO ini, lanjut Tidar, berawal dari laporan masyarakat. Berdasarkan hal itu, polisi langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan. Kemudian, pada 3 Juli 2022 lalu, polisi menangkap 7 orang di lokasi berbeda yang terlibat dalam TPPO tersebut.

ADVERTISEMENT
advertisement

Dari penangkapan itu, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti. Yakni, 1 unit mobil Brio silver ,1 unit mobil Proton Exora dan 1 unit Speed boay Fiber abu – abu bermesin 40 PK merk Yamaha.

Dari pengakuan para pelaku, para PMI yang berasal di Lombok, Nusa Tenggara Barat itu ditampung di Kota Batam. Lalu mereka akan diberangkatkan ke Malaysia dengan transportasi laut melalui jalur ilegal di Kabupaten Bintan.

ADVERTISEMENT

“Dalam pemberangkatan ke Malaysia dari Bintan pelaku meminta upah sebesar Rp 10 juta hingga Rp 15 Juta per orang,” katanya.

Akibat tindakannya, kata Tidar, para pelaku diganjar Pasal 81 dan Pasal 83 Undang-Undang (UU) Nomor 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan PMNUI dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.

Kapolres mengimbau masyarakat untuk menghindari PMI ilegal apalagi terlibat dalam prosesnya. Kemudian, ia juga berharap masyarakat segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila ada informasi tentang pemberangkatan PMI secara ilegal atau tidak sah.

ADVERTISEMENT

“Kami menjamin akan kerahasiaan pelapor karena dilindungi Undang – Undang,” imbuh Tidar.

Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung
Artikel ini telah dibaca 41 kali

Penulis: | Editor: Redaksi


Tetap terhubung dengan kami:

ADVERTISEMENT
advertisement
advertisement
Baca Lainnya

Marak Penipuan Modus Anak Masuk RS di Batam, Ini Kata Polisi

5 Agustus 2022 - 20:35 WIB

Respons Kadisdik Soal Oknum Guru SD Cabuli Belasan Siswa di Kundur

4 Agustus 2022 - 10:44 WIB

Oknum Guru SD di Kundur Karimun Lakukan Pelecehan 11 Siswa Laki-laki

3 Agustus 2022 - 16:51 WIB

Pemilik Toko Dara Akhirnya Jadi Tersangka

2 Agustus 2022 - 20:28 WIB

Seorang Pria di Batam Tertangkap saat Congkel Mesin ATM

29 Juli 2022 - 17:45 WIB

Ketum HIPMI Mardani Maming Resmi Ditahan KPK, Penyuap Meninggal

29 Juli 2022 - 08:22 WIB

Trending di Hukum Kriminal
advertisement