LINGGA – Babinsa Koramil 04/Dabo yang bertugas di Desa Marok Tua bersama unsur TNI-Polri melaksanakan pengamanan aksi unjuk rasa damai yang dilakukan ratusan masyarakat Desa Marok Tua di PT Hermina Jaya, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, Senin, 12 Januari 2026.
Aksi damai tersebut berlangsung sejak pukul 08.00 WIB dan diikuti sekitar 250 orang warga Desa Marok Tua. Massa menyampaikan aspirasi terkait tuntutan kompensasi dan kesepakatan yang tertuang dalam perjanjian notaris antara masyarakat dan pihak PT Hermina Jaya sejak tahun 2009.
Pengamanan kegiatan melibatkan Kapolsek Singkep Barat AKP Hendri bersama 50 personel, Kasat Intel Polres Lingga Iptu Doni Giatman, S.H. beserta 10 personel Intel Polres, Babinsa Marok Tua Serka Simbolon, Danpos Marok Tua Serda Bah Yoga bersama dua anggota, serta Danpos Cukas Serda APM Andhis Husen.
Sekitar pukul 09.05 WIB, massa bergerak dari Desa Marok Tua menuju lokasi PT Hermina Jaya menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat. Sepuluh menit kemudian, massa tiba di halaman perusahaan dan mulai menyampaikan aspirasi.
Baca Juga
Perwakilan masyarakat, Safarudin, dalam orasinya menyampaikan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk tuntutan masyarakat Desa Marok Tua terhadap pelaksanaan perjanjian yang tertuang dalam Risalah Rapat tertanggal 23 Oktober 2009 Nomor 204/W-X/2009 yang telah dinotariskan.
“Aksi damai ini kami lakukan untuk menyampaikan aspirasi masyarakat Desa Marok Tua agar kesepakatan yang telah dibuat dapat direalisasikan oleh pihak perusahaan,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Humas PT Hermina Jaya, Ari, menyampaikan bahwa pihak perusahaan akan menurunkan pimpinan tertinggi untuk menyelesaikan permasalahan yang ada serta mengundang kembali masyarakat guna membuat perjanjian baru agar permasalahan dapat diselesaikan secara aman dan kondusif.
Kapolsek Singkep Barat AKP Hendri dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa aparat keamanan hadir untuk membantu menjaga ketertiban serta mendukung penyelesaian permasalahan antara masyarakat dan perusahaan secara damai.
Sekitar pukul 10.04 WIB, masyarakat melakukan pengecekan tromol pencucian batu dan dilanjutkan dengan survei ke lokasi Famos selaku Sapkon PT Hermina Jaya. Massa kemudian membubarkan diri sekitar pukul 10.40 WIB dan kembali ke rumah masing-masing dengan tertib.
Dalam aksinya, masyarakat membawa sejumlah kendaraan, pengeras suara, serta tujuh lembar kertas tuntutan.
Adapun tuntutan utama warga meliputi pembayaran kompensasi yang belum direalisasikan, pembayaran uang lahan, penyaluran CSR, prioritas tenaga kerja lokal, serta permintaan agar aktivitas PT Hermina Jaya dihentikan sementara hingga permasalahan diselesaikan.
Aksi unjuk rasa berlangsung aman dan kondusif berkat pengamanan dari Babinsa Koramil 04/Dabo bersama unsur TNI-Polri.

