BINTAN – Sebuah momen berbeda terjadi di kediaman pribadi Bupati Bintan, Roby Kurniawan, pada Jumat (26/6) pagi. Alih-alih menerima tamu untuk urusan pemerintahan, sang bupati justru bertindak sebagai “narasumber” bagi petugas Badan Pusat Statistik (BPS) yang tengah gencar melakukan pendataan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026).
Dengan rompi dan tanda pengenal resmi, petugas BPS disambut langsung oleh Roby di teras rumahnya. Proses tanya jawab pun berlangsung santai namun serius. Bupati yang akrab disapa Roby itu dengan terbuka memberikan seluruh data yang diminta, mulai dari kondisi usaha hingga gambaran ekonomi rumah tangga, persis sesuai dengan kondisi yang sebenarnya.
Bagi Roby, keterlibatannya kali ini bukan sekadar formalitas. Ia menegaskan bahwa menjadi responden adalah bentuk nyata dukungan pemerintah daerah terhadap suksesnya sensus yang digelar mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 ini.
“Data ini sangat vital. Ini akan menjadi fondasi utama bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan. Kalau datanya salah, ya kebijakannya bisa meleset,” ujar Roby di hadapan petugas dan awak media usai pendataan.
Baca Juga
Ia pun menyampaikan imbauan tegas kepada seluruh masyarakat Bintan, khususnya para pelaku usaha, untuk tidak sungkan menerima kedatangan petugas sensus.
“Saya ajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif. Jawablah setiap pertanyaan petugas dengan jujur dan sesuai fakta. Jangan takut dan jangan ragu,” imbaunya.
Roby juga bergerak cepat menepis kekhawatiran warga soal kerahasiaan data. Ia menegaskan bahwa Undang-Undang Statistik menjamin kerahasiaan setiap informasi yang diberikan. “Data ini hanya untuk kepentingan statistik, tidak akan bocor dan tidak akan digunakan untuk hal-hal di luar aturan,” tambahnya.
Kepala BPS Kabupaten Bintan yang turut memantau jalannya pendataan di lokasi memberikan apresiasi atas sambutan positif sang bupati. Pihaknya juga mengingatkan masyarakat agar selalu waspada dan memverifikasi identitas petugas yang datang.
“Petugas resmi pasti mengenakan rompi khas SE2026, membawa tanda pengenal yang bisa di-scan lewat QR Code, dan memiliki surat tugas resmi dari BPS. Jika ragu, masyarakat bisa konfirmasi ke kantor BPS terdekat,” jelas perwakilan BPS.
Proses pendataan di rumah dinas Bupati berlangsung lancar tanpa hambatan. Dengan contoh langsung dari pemimpin daerah, diharapkan partisipasi masyarakat Kabupaten Bintan dalam Sensus Ekonomi 2026 bisa mencapai target sempurna. Hasil pendataan ini kelak akan menjadi peta jalan bagi pemerintah untuk merancang pembangunan ekonomi yang lebih tepat sasaran dan berkeadilan bagi seluruh warga Bintan.
