Karimun – Pemerintah Kabupaten Karimun terus berkomitmen untuk memperkuat tata kelola pemerintahan desa dan mendorong pembangunan yang merata dari pinggiran.
Langkah ini ditegaskan kembali dalam acara Pelantikan Pengganti Antar Waktu (PAW) Anggota Badan Permusyawaraan Desa (BPD) yang berlangsung khidmat di Ruang Mawar, Kantor Bupati Karimun, Rabu, 15 Juli 2026.
Adapun anggota BPD PAW yang resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya berasal dari dua desa, yakni Desa Penarah, Kecamatan Belat (periode 2020–2028) dan Desa Sugie, Kecamatan Sugie Besar (periode 2021–2029).

Bupati Karimun menekankan bahwa penguatan kawasan perdesaan merupakan pilar utama dalam menyukseskan program strategis nasional. Pelantikan ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan arah pembangunan di tingkat desa dengan visi besar pemerintah pusat.
Baca Juga
“Salah satu fokus utama yang harus kita dorong bersama adalah penguatan desa-desa. Dalam program Astacita Bapak Presiden, sudah ditegaskan secara gamblang bahwa membangun bangsa ini harus dimulai dari desa,” ujar Bupati Karimun di hadapan para undangan.
Bupati mengingatkan bahwa BPD memiliki peran krusial sebagai mitra strategis Kepala Desa dalam merumuskan kebijakan, menampung aspirasi masyarakat, serta mengawasi pelaksanaan pembangunan agar tepat sasaran dan akuntabel.
Selain memberikan ucapan selamat kepada anggota BPD yang baru dilantik, Bupati Karimun juga memberikan instruksi khusus kepada para penjabat kepala desa dan seluruh elemen pemerintahan desa untuk bergerak cepat menangkap peluang program-program pemberdayaan ekonomi nasional dan daerah.

Saat ini, terdapat sejumlah program unggulan yang dinilai sangat relevan dengan karakteristik wilayah Kabupaten Karimun yang berbasis kepulauan dan pesisir. Di antaranya adalah program Koperasi Merah Putih serta pengembangan Kampung Nelayan.
“Jadi, kami mengajak untuk penjabat kepala desa yang baru saja dilantik, ayo sama-sama kita perkuat desa kita. Apalagi sekarang ada program Koperasi Merah Putih maupun Kampung Nelayan yang potensinya sangat besar,” ajak Bupati.
Peluang emas ini kian diperkuat dengan adanya sinergi dan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Kabupaten Karimun mendapatkan dorongan stimulan untuk memaksimalkan sektor maritim dan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui intervensi program kampung nelayan modern.
“Kemarin kami mendapat dorongan langsung dari Pemprov Kepri untuk memperkuat kampung-kampung nelayan. Peluang-peluang seperti ini harus direspons cepat oleh pemerintah desa agar dampaknya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat, khususnya para nelayan kita,” tambahnya.

Melalui pelantikan PAW BPD Desa Penarah dan Desa Sugie ini, diharapkan roda pemerintahan dan fungsi pengawasan di tingkat desa dapat berjalan lebih optimal, inovatif, dan mampu membawa perubahan positif demi kemajuan ekonomi masyarakat desa di Kabupaten Karimun. (Advertorial)
