Lanal TBK Evakuasi KLM Sejahtera Bahari 89 yang Kandas di Perairan Selat Durian

Karimun – Pangkalan TNI Angkatan Laut Tanjung Balai Karimun (Lanal TBK) bergerak cepat melaksanakan operasi Search and Rescue (SAR) sekaligus pengamanan terhadap KLM Sejahtera Bahari 89 GT 134 yang mengalami musibah di perairan Selat Durian, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, Kamis, 27 Agustus 2026.

Kapal berbendera Indonesia yang diawaki Nakhoda Masudin bersama enam Orang Buah Kapal (ABK) tersebut dilaporkan sempat hilang kendali akibat dihantam cuaca buruk serta pusaran arus laut yang kuat saat mengangkut 180 palet Sunkara menuju Pelabuhan 99 Batam.

ADVERTISEMENT

Untuk menyelamatkan kapal beserta seluruh muatannya, nakhoda mengambil keputusan darurat dengan mengarahkan armada ke pantai terdekat di Pulau Combol.

Komandan Lanal TBK, Letkol Laut (P) Samuel Cherestian Noya, menyampaikan bahwa pihaknya langsung mengerahkan personel begitu menerima laporan darurat pada pagi hari.

“Begitu menerima informasi pada pukul 08.07 WIB terkait kendala teknis dan cuaca buruk yang menimpa KLM Sejahtera Bahari 89, saya langsung memerintahkan tim bergerak menggunakan Patkamla Asiz dari Dermaga Mako Lanal TBK menuju Pulau Mentaras untuk melakukan pencarian dan penyisiran,” ujar Letkol Laut (P) Samuel Cherestian Noya, Kamis sore.

Sekitar pukul 10.45 WIB, Patkamla Asiz mendeteksi lokasi kapal yang ternyata sudah berada di Pantai Barat Kampung Baru, Pulau Combol, dalam kondisi kandas.

Di lokasi tersebut, warga dan nelayan setempat tampak bahu-membahu membantu proses pemindahan sebagian muatan ke KM Putra Moro 2 guna mengurangi beban KLM Sejahtera Bahari 89.

Upaya penanganan dan pengamanan di lapangan kemudian dilakukan secara terpadu oleh tim Lanal TBK bersama KAL Welang dari Satrol Kodaeral IV. Proses evakuasi dan pengurangan beban kapal berjalan lancar tanpa ada korban jiwa.

“Pada pukul 14.15 WIB, KLM Sejahtera Bahari 89 GT 134 akhirnya berhasil kembali mengapung dan melanjutkan pelayaran menuju Batam dalam kondisi aman. Kami memastikan seluruh nakhoda dan ABK selamat, serta muatan kapal terjaga dari potensi gangguan maupun penjarahan oleh pihak tak bertanggung jawab,” tegas Danlanal TBK.

ADVERTISEMENT

Letkol Laut (P) Samuel Cherestian Noya mengimbau kepada seluruh pengguna jasa kelautan agar selalu waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem di perairan Kepulauan Riau demi menjaga keselamatan pelayaran.


Penulis: | Editor: Redaksi


Share This Article