Batam — Pemerintah Kota (Pemko) Batam kembali menggelar Operasi Pasar Murah untuk menekan inflasi dan menjaga daya beli masyarakat. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, 15–17 September 2026, di enam lokasi berbeda.
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa pengendalian inflasi tidak bisa dilakukan sendiri. Pemerintah perlu memastikan warga tetap bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
“Operasi pasar murah ini merupakan bagian dari upaya kita menjaga stabilitas harga sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kita ingin daya beli masyarakat tetap terjaga,” ujar Amsakar, Senin (14/9/2026).
Langkah ini diambil menyikapi kondisi inflasi daerah. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam, inflasi pada Agustus 2026 tercatat 4,03 persen secara tahunan (year on year/yoy). Kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi salah satu penyumbang inflasi terbesar.
Amsakar menekankan, stabilitas harga bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Kolaborasi dengan distributor, pelaku usaha, dan berbagai pihak diperlukan agar pasokan tetap tersedia dan harga bisa dikendalikan.
“Kita perlu memastikan pasokan tersedia dan harga tetap terkendali. Karena itu, kolaborasi dengan distributor, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan sangat penting,” katanya.
Operasi Pasar Murah ini digelar Pemko Batam melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) bersama Asosiasi Distributor Kota Batam (ADKB), Perum Bulog Batam, Pertamina SAM Kepri beserta agen dan pangkalan LPG, serta mitra binaan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian dan Dinas Perikanan Kota Batam. Sekitar 50 pelaku usaha terlibat dalam kegiatan ini.
Jadwal dan Lokasi
Hari pertama, Selasa (15/9/2026), pasar murah digelar di Lapangan Bola Kampung Tua Tanjung Uma, Kecamatan Lubuk Baja, dan depan Kantor Camat Bengkong.
Hari kedua, Rabu (16/9/2026), kegiatan berlangsung di Lapangan Bola Baloi Permai, Kecamatan Batam Kota, dan Fasum RW 12 Kavling Senjulung, Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa.
Hari ketiga, Kamis (17/9/2026), pasar murah digelar di Flamboyan Community Centre, Kelurahan Sei Pelunggut, Kecamatan Sagulung, serta pelataran Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah, Kelurahan Tanjung Uncang, Kecamatan Batu Aji. Semua kegiatan berlangsung pukul 08.30–12.00 WIB.
Apa Saja yang Dijual?
Berbagai kebutuhan pokok tersedia dalam kegiatan ini, antara lain beras, minyak goreng dan Minyakita, gula, telur, cabai, bawang merah, bawang putih, daging ayam, daging sapi, ikan segar, sayuran, buah-buahan, tepung, mi, biskuit, kopi, susu, kacang-kacangan, serta LPG 3 kilogram.
Pemko Batam memastikan stok komoditas yang disediakan mencukupi. Harga yang ditawarkan merupakan harga distributor dan lebih rendah dibandingkan harga pasar.
Amsakar berharap kegiatan ini memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
“Yang paling penting adalah masyarakat merasakan manfaatnya. Pemerintah akan terus berupaya menjaga ketersediaan dan keterjangkauan harga kebutuhan pokok melalui langkah-langkah yang terukur dan kolaboratif,” kata Amsakar.