Pemkab Bintan Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen, Minta Perusahaan Buka Data Riil

Bintan — Pemerintah Kabupaten Bintan terus menggenjot pertumbuhan ekonomi daerah. Caranya, dengan memperkuat kolaborasi data bersama badan usaha. Rapat koordinasi pun digelar bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan perwakilan perusahaan, Kamis (8/10/2026), di Ruang Rapat Bawah Kantor Bapperida Bintan.

Rapat yang dipimpin langsung Bupati Bintan, Roby Kurniawan, ini menjadi ajang pemantapan persiapan data untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah. Dalam arahannya, Roby memberi apresiasi tinggi atas kontribusi dunia usaha, terutama Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang, yang dinilainya sangat menentukan angka pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bintan.

ADVERTISEMENT

“Tentu mencermati dari apa yang sudah kita diskusikan, memang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang ini sangat memberikan kontribusi yang luar biasa di dalam menentukan angka pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bintan,” ujar Roby.

Ia juga menyoroti kolaborasi yang telah terjalin baik antara BP Bintan, Badan Pusat Statistik (BPS), dan seluruh perusahaan. Menurutnya, pola yang diterapkan di Bintan tahun lalu bahkan sempat menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia dalam mendukung angka pertumbuhan ekonomi.

Roby menegaskan, rapat ini bertujuan menyelaraskan langkah mendukung target Presiden RI agar pertumbuhan ekonomi nasional dan daerah bisa menembus di atas 8 persen. Karena itu, ia meminta perwakilan perusahaan tidak ragu menyampaikan data yang riil dan transparan.

“Harapan kami tentunya dalam mendukung target-target Bapak Presiden yang mana pertumbuhan ekonomi di atas 8 persen. Nah, ini juga kami berharap apa yang sudah kita kolaborasikan selama ini bisa terus terjalin dengan baik,” tegasnya.

Kepada para perwakilan perusahaan, Roby menegaskan bahwa data yang dikumpulkan dan diisi melalui BPS dijamin kerahasiaannya oleh undang-undang. Ia meminta perusahaan tidak salah paham dan mengaitkannya dengan urusan perpajakan.

“Kepada perwakilan perusahaan, mungkin juga perlu kami sampaikan, harapannya dapat memberikan data-data yang sangat riil,” ujarnya.

Rapat ini tidak hanya membahas validasi data perusahaan. Sejumlah kendala sektoral juga menjadi sorotan, seperti dampak fluktuasi perdagangan global terhadap pasokan alat pendukung PLTS, penurunan permukaan air akibat musim kemarau di beberapa wilayah, hingga hambatan terkait progres bauksit dalam Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB).

ADVERTISEMENT

Menutup arahannya, Bupati Bintan mengusulkan pembentukan Tim Terpadu khusus untuk menangani isu-isu pertumbuhan ekonomi secara terintegrasi. Ia juga berkomitmen terus membantu memfasilitasi koordinasi kendala dunia usaha ke pemerintah pusat.


Penulis: | Editor: Redaksi


TAGGED:
Share This Article