BINTAN – Kesadaran hukum generasi muda menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Bintan. Dalam rangkaian peringatan Hari Sumpah Pemuda, Bupati Bintan Roby Kurniawan bersama Wakil Bupati Bintan Deby Maryanti menghadiri kegiatan Penerangan Hukum Generasi Muda Bintan, Rabu (28/10/2026), di Aula Kantor Bupati Bintan.
Kegiatan yang digelar Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bintan berkolaborasi dengan Kejaksaan Negeri Bintan ini menjadi momentum meningkatkan kesadaran hukum sekaligus membangun karakter pemuda yang berintegritas, disiplin, dan bertanggung jawab menghadapi tantangan zaman.
Dalam sambutannya, Roby menyampaikan apresiasi kepada Kejaksaan Negeri Bintan atas kolaborasi memberikan edukasi hukum kepada generasi muda. Menurutnya, pemahaman hukum merupakan bekal penting bagi pemuda untuk menentukan sikap dan mengambil keputusan secara bijak dalam kehidupan sehari-hari.
“Generasi muda merupakan aset strategis dan harapan masa depan Kabupaten Bintan. Karena itu, pemuda harus memiliki kesadaran hukum, mampu membedakan mana yang benar dan salah, serta mempertimbangkan dampak dari setiap tindakan yang dilakukan,” tegas Roby.
Ia menegaskan, generasi muda tidak hanya dituntut cerdas, kreatif, dan inovatif, tetapi juga harus memiliki integritas serta kesadaran menaati hukum dan norma yang berlaku.
Roby juga mengingatkan bahwa perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi menghadirkan berbagai tantangan, mulai dari penyebaran informasi tidak terverifikasi, perundungan, penyalahgunaan media sosial, penipuan digital, hingga penyalahgunaan narkoba dan berbagai perilaku melanggar hukum.
Menurutnya, penerangan hukum tidak boleh hanya dipahami sebagai pengetahuan mengenai larangan dan sanksi. Lebih dari itu, edukasi hukum harus mampu menumbuhkan kesadaran tentang hak dan kewajiban, menghormati hak orang lain, serta mendorong setiap individu bertindak bijak dan bertanggung jawab.
“Saya mengajak seluruh pemuda Bintan untuk menggunakan media sosial secara bijak, tidak mudah terpancing provokasi, menghindari perilaku yang merugikan diri sendiri maupun orang lain, serta berani memilih tindakan yang benar. Jadilah pelopor kesadaran hukum di lingkungan masing-masing,” pesannya.
Sejalan dengan semangat Hari Sumpah Pemuda, Roby berharap generasi muda Bintan mampu memaknai momentum tersebut melalui tindakan nyata, seperti menjaga persatuan, meningkatkan kualitas diri, serta mengambil peran positif dalam kehidupan bermasyarakat dan pembangunan daerah.
Ia juga mengimbau seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh, aktif berdiskusi, dan memanfaatkan pengetahuan yang diperoleh sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, sekolah, organisasi, maupun masyarakat.
Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa upaya membangun generasi muda yang sadar hukum membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, kejaksaan, lembaga pendidikan, keluarga, organisasi kepemudaan, hingga masyarakat.
Sinergi tersebut dinilai penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan positif, sekaligus mendukung tumbuh kembang generasi muda agar menjadi pribadi berkarakter, berdaya saing, dan mampu menghadapi tantangan masa depan.
“Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, kita ingin melahirkan generasi muda Bintan yang cerdas, berintegritas, sadar hukum, dan berdaya saing. Inilah bagian penting dari cita-cita mewujudkan Bintan Juara, dengan sumber daya manusia berkualitas dan menjunjung tinggi supremasi hukum,” tambahnya.
Melalui kegiatan yang diinisiasi Dispora Kabupaten Bintan bersama Kejaksaan Negeri Bintan ini, Pemerintah Kabupaten Bintan berharap kesadaran hukum generasi muda semakin meningkat. Momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda juga diharapkan memperkuat komitmen pemuda untuk menjaga persatuan, menjunjung nilai-nilai kebangsaan, serta menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif bagi masyarakat.
Dengan demikian, generasi muda tidak hanya menjadi penerus pembangunan, tetapi juga bagian penting dalam mewujudkan Kabupaten Bintan yang maju, berkarakter, dan menjunjung tinggi kesadaran hukum.