Menu

Mode Gelap

Warta · 16 Sep 2021 22:42 WIB ·

AJI Batam Kecam Pengawal Menhub Dorong Wartawan Saat Hendak Wawancara


 Aksi oknum pengamanan Menhub RI saat mencekik dan mendorong seorang jurnalis di Batam. Foto: Istimewa. Perbesar

Aksi oknum pengamanan Menhub RI saat mencekik dan mendorong seorang jurnalis di Batam. Foto: Istimewa.

Lagi dan lagi aksi tak mengenakkan kembali dialami jurnalis. Kali ini menimpa seorang jurnalis di Kota Batam bernama Ajang Nurdin, yang merupakan kontributor liputan6.com.

Ajang ditarik oleh oknum yang diduga merupakan tim pengamanan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, saat hendak mewawancarai Menhub usai kunjungan ke lokasi karantina PMI di Rusun Tanjunguncang Batam, Kamis (16/9) siang.

Dugaan kekerasan tersebut sempat terekam kamera berdurasi lima detik. Terlihat Ajang didorong oleh petugas dan dibawa ke sisi kanan Menhub.

“Seperti biasa ingin wawancara door stop. Namun tiba-tiba datang oknum pengawal Menhub merangkul Ajang, sehingga tak jadi wawancara,” kata salah satu wartawan yang ada di lokasi, Irwan.

ads

Irwan dan para wartawan di lokasi pun menilai tindakan itu berlebihan dan tak sepatutnya dilakukan dengan cara represif kepada wartawan saat berkerja. Seharusnya, para pengawal dapat memberikan secara persuasif.

“Ini sangat kita sayangkan adanya kejadian serupa menimpa rekan kita,” jelasnya.

ads

Terkait hal ini, Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) Kota Batam, turut mengecam dan menyayangkan aksi tersebut.

Ketua AJI Batam, Slamet Widodo, mengatakan dari informasi yang diperoleh dari kontributor liputan6.com tersebut, saat itu Ajang belum sempat mengajukan pertanyaan, ia langsung didorong pada bagian lehernya oleh oknum tersebut.

Setelah itu, datang sejumlah petugas lain yang tidak diketahui dari instansi mana, memiting sembari menyeret Ajang menjauh dari rombongan Menhub RI tersebut.

“Bro, wawancara nanti di pelabuhan (Pelabuhan Ferry Batam Center),” ungkap Dodo menyampaikan ulang kata oknum yang memiting Ajang.

Menurut pengakuan Ajang, kata Dodo, dia tidak mengetahui kalau Budi Karya Sumadi tidak dapat diwawancarai saat itu. Karena berdasarkan jadwal kunjungan kerja Menhub RI di Batam yang diterima para awak media, tidak disebutkan sama sekali bahwa wawancara door stop dilarang.

“Tindakan intimidasi ini jelas bentuk kekerasan terhadap jurnalis dan mengancam kebebasan pers di Batam dan secara luas di Indonesia,” ujar Dodo.

AJI mengecam terjadinya aksi intimidasi kepada wartawan tersebut dan menyatakan sikap:

  1. Mengecam intimidasi yang dilakukan secara arogan oleh oknum pengamanan Menteri Perhubungan terhadap Ajang Nurdin kontributor Liputan6.com.
  2. Mengimbau semua pihak untuk menghargai, memahami kerja-kerja jurnalisme dan menghormati kebebasan pers di Batam, dan di seluruh Indonesia secara umum. Kami mengingatkan bahwa dalam menjalankan tugasnya jurnalis dilindungi oleh undang-undang. Pasal 18 UU Pers No. 40 tahun 1999 menyatakan, “Dalam melaksanakan profesinya wartawan mendapat perlindungan hukum.” Penghalang-halangan upaya jurnalis untuk mencari dan mengolah informasi pun, dapat dipidana dalam pidana kurungan penjara selama 2 tahun atau denda paling banyak Rp500 juta.
  3. AJI Batam menegaskan jurnalis harus dilindungi dalam melaksanakan tugas peliputan demi mencari kebenaran yang hakiki bagi masyarakat, meskipun mendatangkan kebencian dari pihak tertentu.

AJI Batam berharap kejadian yang menimpa Ajang Nurdin tidak terulang lagi bagi jurnalis lain di Batam dan di Indonesia di masa mendatang.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

Penulis:

Editor: Hasrullah


Baca Lainnya

Penjelasan Bandara Hang Nadim Batam Soal Syarat Penerbangan Terbaru

21 Oktober 2021 - 20:02 WIB

Unjuk Rasa ke Kantor DPRD Batam, Pengungsi Afghanistan Kembali Minta Mediasi ke UNHCR

21 Oktober 2021 - 19:44 WIB

Kios-kios di Sepanjang Jalan Batu Besar Nongsa Ditertibkan

21 Oktober 2021 - 17:55 WIB

Beredar Video Kecelakaan Kepala Putus di Batam, Polisi: Itu Hoaks

21 Oktober 2021 - 14:20 WIB

Persatuan Sihinodola Nias Batam Laporkan Akun Facebook Condrat Sinaga

20 Oktober 2021 - 20:35 WIB

Pemprov Kepri Siapkan Anggaran Rp 3 Miliar untuk Juru Dakwah di Pulau Terpencil

20 Oktober 2021 - 19:56 WIB

Trending di Warta