Menu

Mode Gelap
ads

Hukum Kriminal · 28 Okt 2021 18:57 WIB

Aksi Premanisme yang Viral di Batam Dipicu Utang


Kabid Humas Polda Kepri saat konferensi pers pengungkapan kasus aksi premanisme di Batam. Foto: Zalfirega/kepripedia.com Perbesar

Kabid Humas Polda Kepri saat konferensi pers pengungkapan kasus aksi premanisme di Batam. Foto: Zalfirega/kepripedia.com

Aksi premanisme yang terjadi di salah satu kafe di Kota Batam dan sempat viral di media sosial diduga dipicu oleh utang-piutang.

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt menjelaskan aksi tersebut terjadi diduga karena pemilik kafe mempunyai utang kepada seorang pihak. Namun pelaku datang Kopitiam 212 dengan niat menagih hutang dari pemilik Kopitiam tersebut.

Namun kemudian diduga terjadi kesalahpahaman antara para pelaku dengan pegawai, hingga akhirnya mengakibatkan tindakan penganiayaan seperti yang ramai di sosial media.

“Ini diduga masalah utang-piutang yang mana ada pihak terkait menyuruh orang meminta utang ke pemilik kafe,” ujar Kombes Harry.

ads

Hal serupa juga disampaikan Kapolresta Barelang, Kombes Pol Yos Guntur. Ia juga menyebutkan pemukulan diduga karena adanya masalah utang piutang, sehingga pelaku meminta utang korban dibayar.

“Karena utang piutang, dan menjadi aksi premanisme,” bebernya.

Namun sayangnya polisi belum merinci utang apa dan pihak pemberi utang yang dimaksud.

Baca: 10 Pelaku Premanisme di Kafe yang Viral di Batam Ditangkap

ads

Yos Guntur juga menambahkan kasus ini menjadi atensi Polda Kepri, karena video pemukulan kepada karyawan Kopitiam 212 Batam Center itu viral di media sosial. Lalu ada kesalahfahaman. Pelapor beranggapan kasus tersebut tidak ditindak oleh polisi.

Padahal menurutnya, awal kasus ini muncul telah ditangani sesuai dengan SOP yang berlaku dan memulai memeriksa saksi-saksi.

“Suatu kasus perlu tahapan, dari penyidikan, pengembangan, sampai penangkapan,” tambah dia.

Yos meminta kepada pelapor untuk dapat kooperatif dalam pemeriksaan agar proses penyidikan lebih cepat dan berkas bisa dilimpahkan ke penuntut umum.

“Jadi kita minta pelapor dapat kooperatif agar proses pemeriksaan dapat dilanjuti dan tidak menunggu waktu lagi. Kita minta kerja sama dengan baik,” tandasnya.

 

 

Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung



ads
Tetap terhubung dengan kami:
Baca Lainnya

Puskesmas Dan Dinkes Bintan Digeledah Kejaksaan

30 November 2021 - 18:30 WIB

Ilustrasi korupsi

Nama Kapolres Lingga Dicatut Penipu, Minta Uang ke Distributor Minyak

29 November 2021 - 19:06 WIB

Dugaan Korupsi di SMAN 1 Batam, Kejaksaan Periksa Puluhan Saksi

27 November 2021 - 19:24 WIB

Kepala Kejaksaan Negeri Batam Polin Octavianus Sitanggang

Kasus KDRT Pasutri di Batam Berujung Damai Berkat Restorative Justice

26 November 2021 - 21:48 WIB

Sudah 7 Kali Beraksi, Pelaku Hipnotis di Bintan Akhirnya Tertangkap

26 November 2021 - 16:31 WIB

Ilustrasi hipnotis

Pelajar di Batam Ditangkap, Akibat Penyelundupan PMI Ilegal

26 November 2021 - 13:45 WIB

Trending di Hukum Kriminal