Menu

Mode Gelap
ads

Warta · 31 Okt 2021 19:56 WIB

Anggota DPRD Batam Berang Soal Limbah di PT Plastic Industry


Lokasi aliran air limbah yang diduga dibuang pihak perusahan ke parit. Foto: Zalfirega/kepripedia.com Perbesar

Lokasi aliran air limbah yang diduga dibuang pihak perusahan ke parit. Foto: Zalfirega/kepripedia.com

Sektretaris Komisi III DPRD Kota Batam Arlon Veristo berang soal dugaan limbah dibuang ke parit di belakang PT Fuyuan Plastik Industri Tanjunguncang, Batu Aji, Kota Batam Kepulauan Riau.

“Ini masalah tidak sekali dua kali aja yang kerap dikeluhkan masyarakat. Ini dampak ke lingkungan yang mengancam kesehatan warga,” tegas Arlon pada kepripedia, Minggu (31/10).

Kata dia, masalah air yang pekat dibuang begitu saja oleh pihak perusahaan dalam drainase akan mengancam kesehatan warga sekitar.

“Ini keluhan ini sudah pernah kita tindak lanjuti dan memanggil pihak perusahan untuk klarifikasi. Namun kala itu mereka tak datang dengan alasan pimpinan tak ada di tempat,” ujar Arlon.

ads

“Kita undang pada Selasa (10/8) lalu nomor 44/170/H-K-3/VIII/2021 dan dibalas Jumat (13/8). Mereka tidak hadir, kita kirim lagi undangan ke dua juga demikian tak hadir juga,” tambah dia.

Kini, menurut Arlon, kembali lagi-lagi warga mengeluhkan permasalahan yang sama. Ia berjanji akan kembali menindaklanjuti keluhan warga dan memanggil pihak terkait.

Dalam masalah tersebut, Arlon meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Batam untuk menjalankan fungsi dan tugasnya. Jangan hanya diam saja tanpa turun ke lapangan dan menyikapi keluhan masyarakat.

“Kita minta DLH untuk dapat menyikapi keluhan masyarakat ini. Ini sudah jelas dampak kesehatan masyarakat,” terang Arlon.

ads

Sebelumnya diberitakan melalui Danru sekuriti, Ade Aulia, mengatakan pihaknya tidak ada waktu untuk memberikan penjelasan kepada awak media.

“Saya sudah sampaikan kepada pengawas lapangan, tapi pengawas tidak berkenan untuk memberikan komentar,” kata Ade.

Dia juga menyebutkan, sesuai arahan pengawas lapangan, David, bahwa yang dibuang dari perusahaan tersebut bukan limbah. Melainkan hanya air bekas cucian material bahan produksi.



ads
Baca Lainnya

Gubernur Kepri Sampaikan Persoalan Biaya Penanganan PMI ke BNPB

26 November 2021 - 21:29 WIB

Menteri KKP Kunker ke Kepri, Sosialisasi Industri Perikanan Mandiri

26 November 2021 - 21:09 WIB

Kodim 0317/TBK Bantu Fasilitasi Bedah Gadis di Karimun yang Tertelan Jarum Pentol

26 November 2021 - 17:57 WIB

Truk Pengangkut Pakan Ternak Terbalik di Pendakian Bukit Daeng Batam

26 November 2021 - 16:47 WIB

Gadis yang Tertelan Jarum Pentol di Karimun Masih Tunggu Aktivasi BPJS

26 November 2021 - 15:26 WIB

Fitri gadis di Karimun tertelan jarum pentol

Seorang Gadis Remaja di Karimun Tertelan 2 Jarum Pentol saat Minum Air

26 November 2021 - 15:00 WIB

Trending di Warta