Menu

Mode Gelap

Buzz · 21 Feb 2022 16:32 WIB ·

Athiya Deviya, Perempuan Asal Batam yang Magang di Apple


 Athiya Deviya perempuan asal Batam yang magang di Apple. Foto: Instagram/Athiya Deviya Perbesar

Athiya Deviya perempuan asal Batam yang magang di Apple. Foto: Instagram/Athiya Deviya

ADVERTISEMENT
advertisement

Sosok perempuan yang besar di Kota Batam, Kepulauan Riau, bernama Athiya Deviyani kini tengah menjalani pegawai magang di perusahaan teknologi ternama di dunia, yakni Apple.

Dikutip dari correcto.id, perempuan yang disapa Tia ini lahir di Singapura. Ia kemudian tumbuh besar di Kota Batam.

ADVERTISEMENT
advertisement

Tahun 2017 hingga 2021, Tia menempuh pendidikan S1 di The Universitu of Edinburgh, Inggris. Ia mengambil jurusan BSc (Hons) Artificial Intelligence and Computer Science. Disini, ia termasuk lulusan terbaik saat wisuda.

Kemudian, ia juga melanjutkan pendidikan S2 di Carnegie Mellon University di Pittsburgh, US, juruan MS Artificial Intelligence and Innovation tahun 2021 sampai 2023.

ADVERTISEMENT
advertisement

Disebutkan, Athiya bergabung divisi Siri sebagai machine learning intern selama lebih kurang 4 bulan di perusahaan produsen iPhone tersebut.

Diketahui pula, untuk magang di perusahaan besar tersebut bukanlah hal yang mudah. Athiya telah melewati tiga tahapan. Ia harus dinyatakan lulus dari pertanyaan mulai dari statistik, coding, hingga machine learning.

ADVERTISEMENT

 

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh TIA (@athiyadeviyani)

 

ADVERTISEMENT

Tak hanya di perusahaan besutan Steve Jobs. Athiya sebelumnya pernah mengikuti program magang di beberapa perusahaan teknologi besar di dunia. Seperti Youtube, Amazon, JP Morgan. Bahkan ia disebut sudah 2 kali magang di Google yang terletak di Zurich Swiss.

Sosok perempuan berparan manis ini seiring dengan prestasinya yang tergolong luar biasa. Ia beberapa kali mendapat penghargaan saat berkuliah dan berkarir. Seperti saat ia dan rekannya membuat proyek Sendhelp!.

Situs tersebut merupakan salah satu layanan crowdfunding di mana membantu orang agar berdonasi dengan mudah ke badan amal atau mendukung korban bencana. Proyeknya ini keluar sebagai juara Hack Cambridge 4D.

ADVERTISEMENT

Pada 2017, Tia juga memenangi OxfordHack setelah menciptakan Student Reax. Ini adalah sebuah aplikasi yang dapat mendeteksi wajah murid yang sedang mengantuk ataupun suasana hati mereka. Aplikasi tersebut dapat membantu aktivitas guru ketika sedang mengajar.

Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung
Artikel ini telah dibaca 154 kali

Berita ini dikutip dari correcto.id dan theasianparent.com

Penulis: | Editor: Redaksi


ADVERTISEMENT
advertisement
Tetap terhubung dengan kami:
advertisement
Baca Lainnya

Telkom Bangun SKKL Bifrost Jakarta-Balikpapan-Manado-Amerika

24 Juni 2022 - 14:13 WIB

Foto Estetik Pulau Sumatera dari Luar Angkasa Jepretan Astronot NASA

18 Juni 2022 - 13:50 WIB

Mengenal Omi, Aplikasi Kencan Asal Singapura yang Dilengkapi AI

18 Juni 2022 - 13:08 WIB

Pentingnya Migrasi TV Analog ke Digital

16 Juni 2022 - 20:56 WIB

Biang Kerok Lonjakan COVID-19, Ini Ciri dan Gejala Varian Omicron BA.4 dan BA.5

16 Juni 2022 - 13:38 WIB

Mengenal Lebih Dekat Televisi Analog ke Digital

15 Juni 2022 - 20:30 WIB

Trending di Buzz
advertisement