Menu

Mode Gelap

Warta · 27 Mei 2023 15:35 WIB

Atlet Disabilitas Peraih Emas Peparnas ke XVI dari Karimun Tagih Janji Bonus Gubernur Kepri


					Andri Martias atlet asal Karimun peraih emas Peparnas 2021 Papua. Foto: Istimewa Perbesar

Andri Martias atlet asal Karimun peraih emas Peparnas 2021 Papua. Foto: Istimewa

Apresiasi begitu deras diberikan Pemprov Kepri terhadap pesepak bola asal Kabupaten Lingga, yang turut menghantarkan Indonesia memboyong emas pada SEA GAMES. Raihan itu memang pantas diacungi jempol.

Namun, ada sepenggal cerita miris dalam dunia olahraga di Kepulauan Riau, yang dialami Atlet disabilitas peraih medali emas dalam ajang Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) ke XVI di Papua tahun 2021 lalu.

ADVERTISEMENT

Perparnas adalah ajang olahraga tingkat nasional khusus bagi penyandang difabel. Ajang ini diikuti seluruh atlet difabel perwakilan daerah di seluruh Indonesia.

Ia adalah Andri Martias, warga asal Kabupaten Karimun. Atlet yang diutus mewakili provinsi Kepri pada ajang Nasional bagi penyandang disabilitas (Peparnas).

Baginya, perhatian dari Pemprov Kepri terhadap atlet yang mendulang prestasi gemilang itu ibarat sampul menutupi isi. Faktanya, medali emas pada cabang olahraga renang yang berhasil ia boyong tidak begitu diapresiasi oleh Pemprov Kepri.

Baca: Ramadhan Sananta dan Tengku Septiadi Dapat Bonus Rp 100 Juta dari Pemprov Kepri

Sejak dua tahun lalu, bonus yang lama ia nantikan hingga saat ini belum juga terealisasi. Harap-harap cemas selalu bergumul di dalam batinnya.

“Apakah medali emas ini tak berarti apa-apa?,” kata Andri yang ditemui di pelataran rumahnya di kawasan Tebing, Karimun, akhir pekan lalu.

Ia mengaku tidak habis pikir, apa yang melatarbelakangi bonus yang dijanjikan Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, saat melepas para atlet untuk mengikuti ajang dua tahun lalu itu belum juga ditunaikan hingga kini.

ADVERTISEMENT

“Untuk atlet PON sudah diberikan. Tapi kami sampai hari ini juga belum,” katanya.

Bibirnya bergetar saat mengisahkan bagaimana perjuangannya berlatih untuk bisa meraih medali emas pada ajang tersebut.

“Pak Gubernur sendiri bilang ‘pulang prestasi, bonus menanti’. Tapi sampai saat ini tidak ada sama sekali,” ucapnya.

ADVERTISEMENT

Dengan keterbatasan pada kedua tangannya, ia punya mimpi untuk bisa menyuguhkan rezeki kepada kedua orang tua dari bakatnya di bidang olahraga renang.

Di sisi kanannya, tampak sang ayah dengan ekspresi menundukkan kepala seraya mata berkaca-kaca saat Andri menceritakan mimpinya tersebut kepada kepripedia.

“Mungkin ini hanya akan tetap jadi angan-angan saja. Atau masih ada hati yang tulus dari bapak pejabat di sana,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

“Kami anak daerah yang punya mimpi besar. Kami harap bisa memenuhi janji. Karena medali emas yang kami dapat itu membawa nama Kepri, bukan nama pribadi,” tutup dia.

Gabung dan ikuti kami di :

Penulis: | Editor: Redaksi



whatsapp facebook copas link

Baca Lainnya

Syiar MTQH ke-X Tahun 2024 Kota Batam, PWI Kepri Goes ke Karimun

18 Mei 2024 - 15:41 WIB

IMG 20240518 WA0016 11zon

Target Penerimaan Pajak Sepeda Motor di Tanjungpinang Rp 52,5 Miliar

18 Mei 2024 - 12:27 WIB

IMG 20231009 WA0010 11zon

Lapas Tanjungpinang Kelebihan Kapasitas

18 Mei 2024 - 11:35 WIB

Ilustrasi tahanan.

Bupati Karimun Salurkan 170 Paket Sembako ke Korban Puting Beliung

16 Mei 2024 - 18:36 WIB

IMG 20240516 WA0052 11zon

BPBD: Warga Terdampak Puting Beliung di Karimun Total 170 KK, 658 Jiwa

16 Mei 2024 - 18:14 WIB

IMG 20240516 WA0050 11zon

Bupati Rafiq Gerakan Ormas Galang Dana untuk Korban Bencana Puting Beliung

16 Mei 2024 - 13:30 WIB

Point Blur May162024 132659 11zon
Trending di Warta