Menu

Mode Gelap

Hukum Kriminal · 30 Okt 2021 12:06 WIB

Awas! Penipuan Atas Nama Ajudan Bupati Lingga Sudah Ada Korban


Ilustrasi pelaku penipuan online. Foto: kumparan Perbesar

Ilustrasi pelaku penipuan online. Foto: kumparan

Aksi penipuan mengatasnamakan ajudan Bupati Lingga ternyata sudah ada korban.

Penipuan yang meresahkan sejak beberapa hari terakhir ini dari seseorang yang mengaku bernama Deden. Ia menyebut dirinya ajudan Bupati Lingga.

Menurut Nizar, kabar ini pertama ia dapatkan dari laporan Tenaga Ahli Bidang Promosi dan Investasi Daerah, Ady Indra Pawennari. Kata dia, Ady menerima aduan salah satu pengusaha yang menjadi korban.

Nizar bercerita, ‘ajudan gadungan’ meminta uang ke targetnya yang merupakan pengusaha. Seolah saat itu, Bupati Lingga sedang ada urusan mendadak ke Jakarta dan butuh uang operasional.

ads

Penipu itu juga sempat menyerahkan kepada seseorang yang mengaku sebagai Bupati Lingga untuk meyakinkan korban.

“Padahal, pada saat kejadian itu, saya sedang di Jakarta dan tidak didampingi ajudan,” ujar Nizar.

Menurut Nizar, ada korban dari modus ini. Korban tersebut sudah dua kali transfer.

“Memang tidak disebutkan nama pengusahanya, untuk menjaga. Infonya sudah dua kali transfer. Berhasil pertama, kemudian ditransfer lagi yang kedua. Makanya kita gerah dengan penipuan ini,” ungkap Nizar melalui pesan singkat ke kepripedia.

ads

Ia melanjutkan, jika korban lalu menemui tenaga ahli bupati, Ady Indra Pawennary untuk memastikan apakah benar itu ajudan bupati dan bupati atau bukan.

Setelah disimak melalui telepon, ternyata suaranya berbeda. Korban baru sadar jika ternyata itu adalah penipuan.

Meski demikian, Nizar juga tak menyebutkan berapa nominal yang sudah ditransfer pengusaha tersebut ke komplotan penipu itu.

“Dari telepon semalam yang bersangkutan (korban) tidak mau menyebutkan nominalnya. Tapi disampaikan cukup lumayan,” terang Nizar.

Pria yang dulunya menjabat Wakil Bupati Lingga ini menerangkan jika dari nama yang disebut pelaku, ada perbedaan dengan aslinya.

Pasalnya nama ajudan resminya ialah Beben, sementara pelaku menyebutnya Deden. Selain itu, nomor telepon yang digunakan pelaku +6281298355509 bukan nomor ajudannya.

Meski demikian, Nizar menyebut sudah mengantongi identitas dari nomor yang digunakan pelaku.

Diketahui saat ini, korban juga sedang koordinasi dengan kepolisian untuk menangkap pelakunya.

Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung



ads
Tetap terhubung dengan kami:
Baca Lainnya

KPK Sebut Terima Pengembalian Uang Rp 3 M dari Kasus Kuota Rokok di Bintan

4 Desember 2021 - 20:49 WIB

Tega! 2 Pemuda di Batam Cabuli Anak SD Secara Bergilir

3 Desember 2021 - 22:19 WIB

2 Pencuri di Dabo Singkep Ditangkap Polisi, 1 Sempat Sembunyi di Kelong

3 Desember 2021 - 20:34 WIB

Konferensi pers pengungkapan kasus pencurian di Dabo Singkep

Polres Bintan Tangkap Bandar Narkoba di Tanjungpinang

3 Desember 2021 - 18:35 WIB

Gara-gara Cemburu, 2 Pria di Batam Keroyok Suami Rekan Wanitanya

3 Desember 2021 - 06:11 WIB

ABK yang Loncat ke Laut Saat Dikejar Bea Cukai Bawa 488 Ribu Rokok Ilegal

2 Desember 2021 - 16:44 WIB

Trending di Hukum Kriminal