Menu

Mode Gelap
ads

Warta · 28 Okt 2021 16:23 WIB

Bangun Fly Over di Tanjungpinang, Pemprov Kepri Siapkan Rp 60 Miliar


Rencana pembangunan jalan layang di Kota Tanjungpinang. Foto: Istimewa Perbesar

Rencana pembangunan jalan layang di Kota Tanjungpinang. Foto: Istimewa

Pemprov Kepri memiliki rencana membangun flyover atau jalan layang tahun 2022 mendatang. Rencananya, pembangunan jalan layang tersebut dijalankan di kawasan Simpang Ramayana, Tanjungpinang, untuk menanggulangi padatnya arus lalu lintas.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Kepri, Rodiantari, Kamis (28/10). Ia mengungkap jika alokasi anggaran yang dibutuhkan untuk membangun jalan layang tersebut sebesar Rp 60 miliar.

“Secara internal kebutuhan pembangunan fly over ini sudah diputuskan dalam pembahasan anggaran. Artinya, tinggal pembahasan di Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Kepri. Artinya jika ditetapkan, maka di 2022 kita langsung gesa pembangunan fisiknya,” ungkapnya.

Sebelumnya pada APBD perubahan 2021, Pemprov Kepri juga telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 5,8 miliar. Anggaran tersebut digunakan untuk pekerjaan pendukung, mulai dari penyusunan Feasibility study, hingga pembebasan lahan yang akan merobohkan 4 unit ruko di sekitarnya.

ads

“Tahap awal tahun ini kita perluas lahan dengan membebaskan empat ruko di kanan dan kirinya,” katanya.

Ia menambahkan, rencana pembangunan jalan layang telah dirancang oleh Pemprov Kepri. Bahkan Detail Engineering Design (DED) juga sudah selesai beberapa tahun lalu. Adapun target dibangunnya jalur layang itu untuk mengurai kemacetan. Karena, semenjak dimanfaatkannya Jembatan I Dompak, arus lalu lintas kendaraan di kawasan tersebut cukup padat saat jam sibuk, pagi dan sore hari.

“Selain itu, untuk menambah nilai estetika Tanjungpinang yang merupakan Ibu Kota Provinsi Kepri,” ucap Rodi.

Sebelumnya, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, berkomitmen akan menata wajah Ibu Kota Provinsi Kepri, Tanjungpinang secara bertahap. Penataan tersebut akan dimulai tahun 2022 mendatang melalui pembangunan infrastruktur strategis, baik dari APBN maupun APBD Kepri.

ads

“Memang secara bertahap kita akan melakukan sejumlah penataan di Ibu Kota Provinsi Kepri Tanjungpinang. Pembenahan yang dilakukan tentunya untuk menjadikan Kota Tanjungpinang semakin elegan kedepannya,” tuturnya

Selain itu, lanjut Ansar, untuk menalangi APBD Kepri 2022 , pihkanya melakukan pinjaman dari PT Sarana Multi Infrastruktur (persero) sebesar Rp 180 miliar. Dana tersebut digunakan untuk pembangunan fly over, jalan bandara, Penataan Kota lama di Tanjungpinang, pembangunan gedung workshop di Karimun, dan ada pembangunan di Bintan.

“Pinjaman itu kita bayar selama 2 tahun. Dengan skema pembayaran dari perhitungan DAU kita disana,” tutup Gubernur.



ads
Baca Lainnya

KPPAD Harap Lingga Jadi Kota Layak Anak Tingkat Madya

27 November 2021 - 16:34 WIB

KPPAD: Januari-November 2021 Ada 12 Kasus Kekerasan Anak di Lingga

27 November 2021 - 16:08 WIB

Gubernur Kepri Sampaikan Persoalan Biaya Penanganan PMI ke BNPB

26 November 2021 - 21:29 WIB

Menteri KKP Kunker ke Kepri, Sosialisasi Industri Perikanan Mandiri

26 November 2021 - 21:09 WIB

Kodim 0317/TBK Bantu Fasilitasi Bedah Gadis di Karimun yang Tertelan Jarum Pentol

26 November 2021 - 17:57 WIB

Truk Pengangkut Pakan Ternak Terbalik di Pendakian Bukit Daeng Batam

26 November 2021 - 16:47 WIB

Trending di Warta