Menu

Mode Gelap
ads

Warta · 23 Okt 2021 11:20 WIB

Baru Dikerjakan Kembali, Proyek Jalan Tanjung Bungsu Lingga Malah Longsor


Wakil Bupati Lingga saat melakukan peninjauan ke proyek jalan di Tanjung Bungsu. Foto: Istimewa Perbesar

Wakil Bupati Lingga saat melakukan peninjauan ke proyek jalan di Tanjung Bungsu. Foto: Istimewa

Proyek jalan di Tanjung Busu, Desa Resun, Kecamatan Lingga Utara yang dijalankan oleh perusahaan kontraktor PT MCA yang sempat dihentikan sementara oleh Wakil Bupati Lingga bersama dengan Komisi II DPRD Kabupaten Lingga, beberapa waktu yang lalu, kembali roboh disebagian jalannya yang masih belum selesai dikerjakan.

Belum diketahui penyebab dari longsornya beberapa badan jalan tersebut. Namun kabarnya proyek yang pernah disidak tersebut telah dilanjutkan lagi oleh pihak kontraktor sesudah dinas terkait melengkapi beberapa berkas yang diminta oleh Komisi II DPRD Kabupaten Lingga.

“Kami belum tahu apa penyebabnya, tetapi yang roboh itu belum sempat diaspal, tetapi sudah dipasang beton penyangga,” ujar Ardi salah satu warga yang sempat melintasi jalan tersebut.

Mendapati kabar tersebut, Wakil Bupati Lingga Neko Wesha Pawelloy pada hari ini Sabtu (23/10) kembali turun ke wilayah untuk mengecek kebenaran Info tersebut.

ads

“Iya hari ini kami menuju ke wilayah longsor, nanti akan kami sonding ke OPD terkait, yang jelas sampai hari ini kami belum mendapat laporan soal dikerjakannya lagi proyek tersebut,” ujarnya, saat dihubungi kepripedia.com, Sabtu (23/10).

Meski begitu mantan ketua Komisi I DPRD Kabupaten Lingga ini mengatakan, dirinya juga akan menjalankan langkah-langkah konkrit, sesuai kewenangannya sebagai Wakil Bupati Lingga, terlebih lagi menurutnya laporan sementara saat dirinya turun bersama dengan DPRD Lingga dan jalankan Sidak sendiri telah dilaporkan ke Bupati Lingga.

“Kemarin kita sudah laporkan juga ke bupati, dan itu kawan-kawan media sudah mendapatkan rilisnya dari kami, nanti tentunya kita akan lakukan langkah lain, karena ini menggunakan uang negara, kita tidak ingin jadi masalah kedepannya nanti,” ujarnya.

Proyek senilai 3,8 milyar tersebut dijalankan melalui dana DAK, melalui Dinas PUTR Kabupaten Lingga. Pada kurang lebih bulan Agustus yang lalu Wakil Bupati Lingga bersama dengan Komisi II DPRD Lingga sempat memanggil dan menyurati dinas terkait, supaya jalankan penghentian sementara pekerjaan tersebut.

ads

Namun sampai berita ini disiarkan tidak ada klarifikasi dan jawaban terkait proyek tersebut, dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Lingga.

Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung



ads
Tetap terhubung dengan kami:
Baca Lainnya

Hari Ini, Batam Nihil Kasus Baru COVID-19

30 November 2021 - 16:13 WIB

Tahun Depan Insentif Honere Karimun Naik, Diprediksi di Atas Rp. 1 Juta

30 November 2021 - 14:33 WIB

Ada Gangguan, Berikut Jadwal Pemadaman Listrik di Batam Hari Ini

30 November 2021 - 14:26 WIB

PPKM Level 3 Nataru, Pemprov Kepri Bakal Segera Keluarkan Surat Edaran

30 November 2021 - 14:02 WIB

Pemprov Kepri Pertimbangkan Syarat Antigen untuk Perjalanan di Kepri Selama Nataru

30 November 2021 - 13:46 WIB

Wawako Batam Serahkan SK Pengangkatan 130 PNS Lulusan Tahun 2019

30 November 2021 - 11:58 WIB

Trending di Warta