Menu

Mode Gelap

Warta · 24 Mei 2022 20:20 WIB

Batal Manfaatkan Sapi Lokal, Hewan Kurban Boleh Dikirim dari Bali dan Lampung


					Ilustrasi ternak sapi atau lembu. Foto: Ismail/kepripedia.com Perbesar

Ilustrasi ternak sapi atau lembu. Foto: Ismail/kepripedia.com

Pemenuhan kebutuhan hewan kurban pada Idul Adha 1443 H mendatang akhirnya menemukan titik terang di tengah kekhawatiran akan wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak akhir-akhir ini.

Hal ini diketahui setelah Pemprov Kepri memutuskan untuk memperbolehkan pengiriman sapi dari daerah lain untuk memenuhi kebutuhan hewan kurban tahun ini yang sebelumnya diwanti-wanti karena wabah PMK.

ADVERTISEMENT

Menurut Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, kabupaten/kota di Kepri diperbolehkan mendatangkan sapi atau kambing dari daerah yang bebas dari wabah PMK. Pihaknya pun akan segera mengeluarkan surat edaran terkait hal tersebut.

“Supaya kabupaten/kota bisa mendatangkan hewan dari daerah manapun. Kita prioritaskan dari Lampung atau dari Bali,” ujar Ansar.

Kebijakan ini diambil merujuk pada kebijakan pemerintah pusat yang memperbolehkan provinsi yang masih aman dari wabah PMK untuk mendistribusikan hewan ternaknya ke daerah yang membutuhkan.

Namun menurut Ansar, jalur pengiriman harus dipertimbangkan agar tidak melewati daerah yang telah terpapar penyakit tersebut.

“Kita juga harus melalui jalur langsung. Misal dari Lampung langsung lewat jalur laut, dan tidak melewati Jambi,” kata dia.

Ansar menyebutkan, untuk kabupaten/kota yang memiliki persediaan hewan kurban cukup atau bahkan surplus seperti Natuna dan Anambas, maka tidak lagi perlu mendatangkan hewan dari luar daerah.

Disisi lain, Ansar menyebutkan bahwa sejauh ini Kepri masih bebas dari wabah PMK ini. Namun, ia menegaskan agar OPD dan instansi terkait tetap mengawasi perkembangan wabah tersebut sebagai antisipasi agar tidak masuk ke wilayah Kepri.

ADVERTISEMENT

“Sejauh ini Kepri masih hijau dan aman. Mudah-mudahan wabah PMK ini tidak sampai kesini,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Hewan (DKPKH) Provinsi Kepri, Rika Azmi, menyebutkan berdasarkan data dari kabupaten/kota, kebutuhan hewan kurban Idul Adha tahun 2021 lalu sebanyak 7.465 ekor. Jumlah itu akumulatif, baik itu sapi, kambing, dan juga domba.

“Saat ini ketersediaan hewan kurban di Kepri sebanyak 5.708 ekor. Jika dibandingkan dari tahun lalu, tentu masih kurang. Ini yang kita carikan solusi untuk pemenuhan kebutuhan hewan kurban tahun ini,” singkat Rika.

ADVERTISEMENT
Gabung dan ikuti kami di :

Penulis: | Editor: Redaksi



whatsapp facebook copas link

Baca Lainnya

Bupati Nizar dan Gubernur Ansar Lepas Takbir Keliling di Dabo

10 April 2024 - 22:00 WIB

IMG 20240410 WA0064

Tahun 2024, Pemda Bintan Siapkan Rp 5,5 M untuk Insentif RT/RW

8 April 2024 - 20:34 WIB

IMG 20240328 WA0101

Sambut Idul Fitri 1445 H, Segini Besaran THR Honorer, PTT dan THL Pemkab Bintan

7 April 2024 - 21:29 WIB

Bupati Bintan Roby Kurniawan

Polda Kepri Siapkan 216 Tiket Kapal Gratis Mudik Lebaran di Pelabuhan Punggur

6 April 2024 - 11:38 WIB

IMG 20240406 WA0004 11zon

KPPLP Adakan Mudik Gratis Naik Kapal Negara Kijang-Dabo, Kuota Terbatas

6 April 2024 - 08:58 WIB

IMG 20240406 050552 888 01 11zon

Jamin Keamanan Mudik, BNN Tanjungpinang Tes Urine Penumpang dan ABK Pelabuhan SBP

5 April 2024 - 13:13 WIB

IMG 20240405 WA0043
Trending di Warta