Menu

Mode Gelap
ads

Warta · 11 Nov 2021 19:22 WIB

Begini Tanggapan Imigrasi Soal Tuntutan Pengungsi Afghanistan di Batam


Pengungsi asal Afghanistan saat akan unjuk rasa di Kantor DPRD Batam, Rabu (10/11). Foto: Zalfirega/kepripedia.com Perbesar

Pengungsi asal Afghanistan saat akan unjuk rasa di Kantor DPRD Batam, Rabu (10/11). Foto: Zalfirega/kepripedia.com

Sudah tiga kali pengungsi asal Afghanistan di Kota Batam mendatangi gedung Dewan Perwakilan Rakyat Batam. Mereka berunjuk rasa, pada 22 September lalu dan 21 Oktober serta terakhir Rabu (10/11). Tujuannya sama, yakni untuk dijembatani ke Imigrasi dan United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR).

“Aspirasi sama meminta DPRD untuk dapat fasilitasi ke Imigrasi dan UNHCR. Kami sudah tak tahan hidup di Indonesia lagi kami mau ke negara ke tiga,” ujar Ali, seorang pengujuk rasa yang akhirnya batal karena tak mengantongi izin.

Menyikapi itu, Kepala Bidang Teknologi Informasi (Kabid Infokim) Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Batam, Tessa Harumdila, mejelaskan pihaknya belum ada menerima keluh kesah dari para pengungsi seperti yang disampaikan ke DPRD Batam.

“Belum ada konfirmasi dengan kita dan kita masih koordinasi dengan pihak terkait seperti UNHCR,” kata Tesa, Kamis (11/11).

ads

Hingga sekarang, kata dia, pihaknya terus memonitor perkembangan. Melihat nantinya seperti apa kejelasan mereka kemudian. Menurutnya perlu ada koordinasi bersama instansi terkait untuk menangani tuntutan warga Afghanistan tersebut.

“Jadi perlu ada pihak terkait untuk jembatani mereka agar masalah ini dapat diselesaikan dan mereka dapat pulang ke negara ke tiga seperti yang diinginkan,” kata dia.

Sejauh ini, lanjutnya, Imigrasi juga koordinasi dengan DPRD mengenai alur penanganan mereka untuk proses lebih lanjut. “Jadi masih tahap koordinasi dengan DPRD,” ucap dia.

Sebelumnya diberitakan Wakil Ketua I DPRD Kota Batam, Kamaludin, menyebut jika DPRD Kota Batam tidak memiliki kapasitas dan wewenang terkait tuntutan para pengungsi Afghanistan itu.

ads

“Namun ini hanya sisi kemanusiaan ya, kita berikan rekomendasi ke Imigrasi dan Dirjen agar dapat ditanggapi,” kata Kamal pada kepripedia, Jumat (22/10).



ads
Baca Lainnya

KPPAD Harap Lingga Jadi Kota Layak Anak Tingkat Madya

27 November 2021 - 16:34 WIB

KPPAD: Januari-November 2021 Ada 12 Kasus Kekerasan Anak di Lingga

27 November 2021 - 16:08 WIB

Gubernur Kepri Sampaikan Persoalan Biaya Penanganan PMI ke BNPB

26 November 2021 - 21:29 WIB

Menteri KKP Kunker ke Kepri, Sosialisasi Industri Perikanan Mandiri

26 November 2021 - 21:09 WIB

Kodim 0317/TBK Bantu Fasilitasi Bedah Gadis di Karimun yang Tertelan Jarum Pentol

26 November 2021 - 17:57 WIB

Truk Pengangkut Pakan Ternak Terbalik di Pendakian Bukit Daeng Batam

26 November 2021 - 16:47 WIB

Trending di Warta