Menu

Mode Gelap

Hukum Kriminal · 7 Jul 2023 15:14 WIB

Berkas Kasus Operator Aplikasi ZAL TV, Penyebar Konten Pornografi & Siaran Ilegal Liga Inggris Dilimpahkan ke Kejaksaan


					Operator ZAL TV usai ditangkap polisi. Foto: Istimewa Perbesar

Operator ZAL TV usai ditangkap polisi. Foto: Istimewa

Kasus penangkapan dan penahanan pengelola aplikasi streaming online ilegal, ZAL TV, oleh Tim Siber Polda Jawa Barat, hari ini (06/07) akan memasuki tahap lanjutan. Kini, berkas perkara tersebut telah dinyatakan sebagai P-21, dan akan segera dilimpahkan ke Kejaksaan.

Status P-21 menyatakan bahwa berkas suatu perkara sedang diproses dan kelengkapan berkas hasil penyidikan perkara telah lengkap. Pada tahap ini, berkas perkara siap untuk dilimpahkan ke Kejaksaan, untuk selanjut-nya dilakukan proses penuntutan atau penyusunan dakwaan.

ADVERTISEMENT

Aksi penangkapan dan penahanan pengelola ZAL TV pada bulan Mei lalu, dilakukan karena tersangka kedapatan melakukan penayangan konten pornografi, termasuk menayangkan secara ilegal siaran Liga Inggris dari Vidio. Selain itu, pengelola ZAL TV juga diduga telah mengambil keuntungan dari tindakan ilegal tersebut dengan menjual kode voucher kepada para pengguna-nya, untuk mengakses konten-konten ilegal tersebut.

Modus kejahatan yang dilakukan oleh pengelola ZAL TV diawali dengan membuat akun pengguna di beberapa platform video streaming lokal dan global. Tersangka kemudian mengumpulkan konten tayangan yang terdapat pada platform-platform tersebut, untuk kemudian menyebarluaskan-nya, tanpa seizin platform yang bersangkutan.

Kombes Polisi Deni Okvianto selaku Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Barat mengungkapkan bahwa saat ini, berkas perkara pengelola aplikasi ZAL TV telah lengkap dan sudah dapat dinaikkan ke tingkat berikut-nya.

Proses penyidikan dan pengumpulan barang bukti oleh Tim Siber Polda Jawa Barat juga dianggap lengkap dan cukup.

“Kami berharap keseluruhan proses ini dapat menjadi bukti nyata atas komitmen Kepolisian Republik Indonesia untuk menindak tegas pihak-pihak tidak bertanggungjawab yang telah dengan sengaja menyebarkan konten asusila dan bajakan,” kata dia.

Pihak Kepolisian Daerah Jawa Barat kembali menghimbau masyarakat untuk turut berperan aktif dalam memerangi konten bajakan dan konten ilegal lain-nya yang berpotensi merusak moral bangsa, dengan melaporkan situs maupun akun media sosial tersebut ke pihak Kepolisian.

Selain itu, kata dia, pihaknya berharap agar para pelaku di industri kreatif perfilman Indonesia dapat terus melakukan edukasi dan menghimbau masyarakat untuk menonton konten di aplikasi video streaming legal, serta melakukan upaya proaktif untuk memerangi konten maupun situs bajakan/ilegal guna melindungi kepentingan konsumen terhadap modus penyusupan malware/virus, pencurian data pribadi, hingga promosi kegiatan illegal lain-nya, dengan tujuan membangun industri ekonomi kreatif yang sehat dan terus bertumbuh, serta memberikan kontribusi signifikan bagi pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.

ADVERTISEMENT
Gabung dan ikuti kami di :

Penulis: | Editor: Redaksi



whatsapp facebook copas link

Baca Lainnya

Danpomdam I/BB Kunjungi Keluarga Halimah di Karimun, Sampaikan Bela Sungkawa

21 Februari 2024 - 13:43 WIB

IMG 20240221 WA0008 11zon

7 Fakta Kasus Tewasnya Janda Muda di Karimun

20 Februari 2024 - 12:55 WIB

IMG 20240217 WA0023 11zon

Oknum Anggota TNI di Pusara Kasus Tewasnya Janda Muda di Karimun, Kapolres: Statusnya Praduga Tak Bersalah

20 Februari 2024 - 08:56 WIB

IMG 20240220 WA0001 11zon

Polisi Uji Materi dan Pengamatan CCTV Kasus Tewasnya Janda Muda di Karimun

19 Februari 2024 - 16:20 WIB

IMG 20240219 WA0015 11zon

Nilai Ada Kejanggalan, Keluarga Minta Keadilan Atas Tewasnya HA

18 Februari 2024 - 15:47 WIB

IMG 20240218 WA0020 11zon

Pacar Janda Muda yang Ditemukan Tewas di Karimun Oknum Anggota TNI

18 Februari 2024 - 15:08 WIB

IMG 20240218 WA0018 11zon
Trending di Hukum Kriminal