Menu

Mode Gelap

Ekonomi Bisnis · 14 Feb 2022 09:10 WIB ·

BI Indikasikan Optimisme Konsumen di Awal 2022 Membaik


 Foto: Bank Indonesia / kepripedia / Humas BI Perbesar

Foto: Bank Indonesia / kepripedia / Humas BI

ADVERTISEMENT
advertisement

Setelah dihantam Pandemi COVID-19 sejak tahun 2020, Bank Indonesia (BI) mengindikasikan bahwa optimisme konsumen terhadap kondisi ekonomi semakin membaik dan menguat, hal itu tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK).

Berdasarkan Survey Konsumen Bank Indonesia Pada Januari 2022 sebesar 119,6, meningkat dibandingkan 118,3 pada bulan sebelumnya.

ADVERTISEMENT
advertisement

“Membaiknya IKK Januari 2022 tersebut didorong oleh membaiknya persepsi konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini, tercermin dari Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) Januari 2022 yang meningkat ke 100,9 dan berada pada level optimis (>100) dari bulan sebelumnya yang sebesar 99,9 (Grafik 1),” ujar Erwin Haryono, Direktur Eksekutif Informasi tentang Bank Indonesia.

Sejalan dengan hal tersebut, keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi kedepan juga membaik sebagaimana tercermin pada Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) sebesar 138,3, lebih tinggi dari 136,8 pada bulan sebelumnya.

ADVERTISEMENT
advertisement

“Secara spasial, IKK meningkat di sebagian besar kota yang disurvei, tertinggi di Banten, diikuti Pontianak dan Makassar,” jelasnya.

Survei Konsumen merupakan survei bulanan yang dilaksanakan sejak Oktober 1999. Sejak Januari 2007 survei dilaksanakan terhadap kurang lebih 4.600 rumah tangga sebagai responden (stratified random sampling) di 18 kota: Jakarta, Bandung Bodebek, Semarang, Surabaya, Medan, Makassar, Bandar Lampung, Palembang, Banjarmasin, Padang, Pontianak, Samarinda, Manado, Denpasar, Mataram, Pangkal Pinang, Ambon dan Banten.

ADVERTISEMENT

Indeks perkota dihitung dengan metode balance score (net balance + 100) yang menunjukkan bahwa jika indeks di atas 100 berarti optimis dan di bawah 100 berarti pesimis.

Sehubungan dengan ditetapkannya kondisi darurat bencana nasional di Indonesia akibat pandemik COVID-19, pelaksanaan Survei Konsumen Bank Indonesia untuk sementara waktu mengalami penyesuaian.

Penyesuaian tersebut meliputi penyederhanaan kuesioner dengan hanya menanyakan pertanyaan inti terkait keyakinan konsumen, sehingga data atau indikator selain Indeks Keyakinan Konsumen dan komponen penyusunnya mulai periode April 2020 untuk sementara waktu tidak dapat dihasilkan.

ADVERTISEMENT

Penyederhanaan kuesioner tersebut dilakukan sejalan dengan penyesuaian mekanisme pelaksanaan survei yang semula dilaksanakan menggunakan metode face to face interview, disesuaikan menjadi phonesurvey. Penyesuaian pelaksanaan Survei Konsumen Bank Indonesia tersebut dilakukan hingga periode darurat bencana nasional pandemik COVID-19 dicabut.

Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung
Artikel ini telah dibaca 28 kali

Penulis: | Editor: Redaksi


ADVERTISEMENT
advertisement
Tetap terhubung dengan kami:
advertisement
Baca Lainnya

BP Batam Serahkan SK Pegawai Ke PT BIB

1 Juli 2022 - 21:33 WIB

PT PLN Batam dan PT BIB Tandatangani MoU Kerja Sama Kelistrikan

30 Juni 2022 - 20:45 WIB

Dorong Transformasi Digital Indonesia, ITDRI dan BRIN Lakukan Kolaborasi Riset di Mandalika

29 Juni 2022 - 21:23 WIB

Kenaikan Harga Cabai Diperkirakan Bertahan hingga 3 Pekan ke Depan

27 Juni 2022 - 20:48 WIB

Disperindag Ungkap Penyebab Harga Cabai di Batam Tinggi

27 Juni 2022 - 19:16 WIB

Harga Cabai di Batam Masih Tinggi, Rp 100 Ribu per Kilogram

27 Juni 2022 - 18:55 WIB

Trending di Ekonomi Bisnis
advertisement