Menu

Mode Gelap
ads

Hukum Kriminal · 28 Okt 2021 15:46 WIB

BNN Kepri Musnahkan Sabu Barang Bukti Penangkapan Narkoba Asal Malaysia


Pemusnahan barang bukti sabu dan pil eksatasi oleh BNN Kepri. Foto: Zalfirega/kepripedia.com. Perbesar

Pemusnahan barang bukti sabu dan pil eksatasi oleh BNN Kepri. Foto: Zalfirega/kepripedia.com.

Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kepri memusnahkan barang bukti sabu penangkapan narkoba asal Malaysia dari dua kurir. Barang bukti sebanyak 265,04 gram sabu dan 9.806 pil ekstasi dimusnahkan dengan cara direbus mengunakan mesin incenerator.

Pemusnahan yang dilakukan di halaman BNN Kepri, Kamis (28/10) ini turut dihadirkan kedua tersangka.

“Jadi pemusnahan barang bukti ini dari pengungkapan kasus, satu dari teman Bandara AVSEC dan satu lagi pil ekstasi di Balai Karimun,” ujar Kepala BNN Kepri, Brigjen Pol Drs. Henry P. Simanjuntak pada awak media.

Dia menjelaskan kasus yang petama di ungkap pada tanggal 3 Oktober 2021. Petugas Bea Cukai dan Petugas Avsec Bandara Hang Nadim mencurigai pelaku A (35) ketika akan berangkat ke luar Batam.

ads

Petugas curiga dengan gerak gerik A yang hendak melewati mesin x-ray. Alhasil ditemukan sabu yang diselundupan di dalam perut. Setelah melakukan serangkaian pemeriksaan petugas menemukan barang bukti seberat 301 gram sabu.

“Kasus ini masih dalam pengembangan untuk mengungkap jaringan lainnya,” ujar dia.

Sementara mengenai laporan kedua, pria berinisial T (39) diamanakan Minggu (17/10) di Parkiran Hotel Karimun City, Kabupaten Karimun Provinsi Kepulauan Riau oleh petugas BNN Provinsi Kepulauan Riau.

“Pelaku telah lama diintai, butuh waktu yang cukup lama untuk menangkap pelaku. Dari tangan pelaku kita berhasil menyita barang bukti sebanyak 10.072 gram pil ekstasi,” ujar dia.

ads

Barang tersebut diduga kuat diperoleh dari Malaysia yang akan diedarkan di Kepulauan Riau. Saat ini kasus ini juga masih dilakukan pengembangan untuk mengungkap jaringannya. Sementara sebagian barang bukti disiapkan untuk persidangan.

Dua tersangka tersebut dijerat pasal 114 ayat (2), 112 ayat (2) UU RI No.35 Tahun 2009 dengan hukuman maksimal hukuman mati atau seumur hidup.

Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung



ads
Baca Lainnya

Dugaan Korupsi di SMAN 1 Batam, Kejaksaan Periksa Puluhan Saksi

27 November 2021 - 19:24 WIB

Kepala Kejaksaan Negeri Batam Polin Octavianus Sitanggang

Kasus KDRT Pasutri di Batam Berujung Damai Berkat Restorative Justice

26 November 2021 - 21:48 WIB

Sudah 7 Kali Beraksi, Pelaku Hipnotis di Bintan Akhirnya Tertangkap

26 November 2021 - 16:31 WIB

Ilustrasi hipnotis

Pelajar di Batam Ditangkap, Akibat Penyelundupan PMI Ilegal

26 November 2021 - 13:45 WIB

2 Puskesmas di Bintan Terindikasi Korupsi Dana Insentif COVID-19

25 November 2021 - 15:13 WIB

Ilustrasi korupsi

Ketahuan Simpan Sabu dalam Dubur, Pria Ini Ditangkap di Bandara Hang Nadim

24 November 2021 - 17:05 WIB

Pelaku inisial A dan barang bukti yang diamankan.
Trending di Hukum Kriminal