Menu

Mode Gelap
ads

Warta · 23 Nov 2021 19:07 WIB

Cara Kasatpol PP Batam Bubarkan Unjuk Rasa Pengungsi Afghanistan


Kasatpol PP, Reza Khadafy, bernegosiasi dengan para pengungsi Afghanistan yang berunjukrasa. Foto: Zalfirega/kepripedia.com. Perbesar

Kasatpol PP, Reza Khadafy, bernegosiasi dengan para pengungsi Afghanistan yang berunjukrasa. Foto: Zalfirega/kepripedia.com.

Lagi dan lagi warga pengungsi asal Afghanistan kembali gelar aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD Kota Batam, Selasa (23/11) pagi.

Tuntutan mereka sama dengan sebelumnya meminta DPRD Kota Batam dan Imigrasi untuk menjembatani ke luar dari Indonesia ke negara ke tiga antara lain negara Australia, New Zealand, UAS dan lain.

“Kami hanya ingin pergi ke negara ketiga, sudah cukup lama kami di sini, kami ingin hidup lebih bisa mencari nafkah untuk anak dan istri kami. Tolong bantu kami,” ujar seorang pengungsi.

Namun, kali ini aspirasi yang disampaikan itu, tidak berjalan dengan mulus seperti yang diinginkan mereka. Berharap DPRD dan instansi terkait mencarikan solusi.

ads

Dalam aksi demo itu, mereka dibubarkan oleh kepolisian dan dibantu Satpol PP Kota Batam. Tampak Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Batam Reza Khadafy berkomunikasi langsung dengan para pengunjuk rasa.

Perdebatan cukup alot terjadi antara Reza dengan demonstran. Hingga akhirnya mereka sepakat berhenti melalui upaya persuasif diberikan oleh Reza.

“Ini masih kondisi virus corona, kita minta mereka bubarkan diri. Serta aksi mereka tak mengantongi izin,” ujar Reza pada kepripedia, Selasa (23/11).

Dalam perundingan itu, Reza mengaku harus pandai-pandai menempatkan diri. Termasuk bahasa yang digunakan harus humanis agar para demonstran mau membubarkan diri. Saat bernegosiasi itu, mobil bus telah disediakan untuk mengantar kepulangan mereka ke tempat penampungan.

ads

“Sayang mereka tidak mau dan memilih naik bus way. Mereka mau bubar aksi tak berjalan dengan lama dan situasi kondusif,” ucap dia.

Terkait permintaan para demonstran itu ke DPRD dan Imigrasi, meminta dua lembaga ini dapat menjembatani mereka ke luar dari Indonesia, Reza, tak banyak komentar terkait hal tersebut.

“Tuntutan mereka ke Imigrasi dan DPRD Batam,” tandasnya.



ads
Baca Lainnya

Gubernur Kepri Sampaikan Persoalan Biaya Penanganan PMI ke BNPB

26 November 2021 - 21:29 WIB

Menteri KKP Kunker ke Kepri, Sosialisasi Industri Perikanan Mandiri

26 November 2021 - 21:09 WIB

Kodim 0317/TBK Bantu Fasilitasi Bedah Gadis di Karimun yang Tertelan Jarum Pentol

26 November 2021 - 17:57 WIB

Truk Pengangkut Pakan Ternak Terbalik di Pendakian Bukit Daeng Batam

26 November 2021 - 16:47 WIB

Gadis yang Tertelan Jarum Pentol di Karimun Masih Tunggu Aktivasi BPJS

26 November 2021 - 15:26 WIB

Fitri gadis di Karimun tertelan jarum pentol

Seorang Gadis Remaja di Karimun Tertelan 2 Jarum Pentol saat Minum Air

26 November 2021 - 15:00 WIB

Trending di Warta