kepripedia
Home / Headline / Dampak COVID-19, Sebanyak 1.620 Karyawan di Batam Alami Masalah Hubungan Industrial

Dampak COVID-19, Sebanyak 1.620 Karyawan di Batam Alami Masalah Hubungan Industrial

Kadisnaker Batam, Rudi Sakyakirti. Foto: Zalfirega/kepripedia.com

Dari catatan yang diterima kepripedia, kasus yang telah ditangani Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam periode Januari-Mei 2021 sebanyak 87 kasus, dengan jumlah tenaga kerja yang terlibat 1.620 orang, dampak dari COVID-19.

Jika di kelompokkan berdasarkan jenis permasalahan, pemutusan hubungan kerja (PHK) 72 kasus melibatkan 130 orang, perselisihan hak 10 kasus dengan jumlah 909 orang, dan perselisihan kepentingan 5 kasus sejumlah 581 orang.

Menurut Kepala Disnaker Batam, Rudi Sakyakirti, dari jumlah kasus tersebut tidak semua kasus yang ditangani oleh pihaknya, bahkan tidak sedikit juga yang berujung musyawarah antara karyawan dengan pihak perusahan.

“Dari jumlah tersebut, ada juga karyawan dan pihak perusahan yang sepakat menyelesaikan secara bersama, sehingga tak sampai kita tangani,” kata Rudi, Kamis (8/7).

ads

Menurutnya para karyawan yang terkena PHK tersebut mayoritas karyawan pariwisata yang betul-betul terdampak rentetan COVID-19.

“Rata-rata, dari sektor pariwisata dan travel yang terimbas, sejak wabah ini merebak pada Maret 2020 lalu,” kata dia.



Penulis: Zalfirega

Editor: Yoan S N

BERI KOMENTAR