Menu

Mode Gelap

Hukum Kriminal · 13 Okt 2021 23:27 WIB ·

Diduga Korupsi, Mantan Kades dan Kaur Keuangan di Lingga Ditetapkan Tersangka


 Kedua tersangka saat digiring ke ruang tahanan Mapolres Lingga. Foto: Istimewa Perbesar

Kedua tersangka saat digiring ke ruang tahanan Mapolres Lingga. Foto: Istimewa

Satuan Reskrim Polres Lingga menetapkan mantan Kepala Desa Limbung, AM, dan Kaur Keuangan Desa Limbung, KMZ, menjadi tersangka. Keduanya diduga melakukan tindak pidana korupsi anggaran Desa Limbung, Kecamatan Lingga Utara, tahun 2020.

Kasat Reskrim Polres Lingga, AKP Adi Kuasa Tarigan, menerangkan pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi sebanyak 50 orang. Selain itu juga telah melakukan penyitaan beberapa dokumen Anggaran Desa Limbung tahun anggaran 2020.

“Unit Tipikor Polres Lingga menetapkan AM (Mantan Kepala Desa Limbung) KMZ (Kaur Keuangan Desa Limbung) sebagai Tersangka Tindak Pidana Korupsi Anggaran Desa Limbung tahun 2020,” ujarnya melalui rilis, Rabu (13/10).

Dijelaskannya, penyidik dalam kasus tersebut juga telah melakukan koordinasi dengan Inspektorat Kabupaten Lingga, untuk mengaudit dan menginvestigasi kerugian keuangan negara.

ads

“Dari hasil audit tersebut didapati kerugian keuangan desa sejumlah Rp 674.706.800,” paparnya.

Angka tersebut, lanjutnya, merupakan sisa anggaran tahun 2020 dengan rincian, tidak dapat dipertangungjawabkan penggunaannya sejumlah Rp 210 juta , kegiatan pembangunan fisik yang penggunaannya tidak wajar sejumlah Rp 420 juta.

ads

Kemudian ada insentif honor guru TPA/PAUD/Kader posyandu termasuk juga insentif RT/RW yang tidak dibayarkan namun anggaran telah di cairkan sejumlah Rp 28,7 juta.

Lalu, insentif kegiatan keagamaan yang tidak di bayarkan namun anggaran telah di cairkan sejumlah Rp 10,5 juta dan terakhir kegiatan fiktif sejumlah Rp 4,8 juta.

“Saat sekarang ini tersangka dilakukan penahanan untuk 20 hari kedepan, serta tim penyidik juga sedang melakukan  asset tracing dari para tersangka guna melakukan pemulihan kerugian keuangan negara dari desa ini,” ujar Tarigan.

Terhadap Tersangka AM dan Tersangka KMZ dijerat dengan ketentuan Pasal 2 ayat (1) atau pasal 3 UU RI Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah dirubah dengan UU RI No 20 tahun 2001 Jo Pasal 55 Ayat 1 Ke-1 KUHPidan dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun kurungan penjara.

Artikel ini telah dibaca 21 kali

Penulis:

Editor: Hasrullah


Baca Lainnya

Bea Cukai Batam Kembali Razia Miras dan Rokok Ilegal

18 Oktober 2021 - 20:10 WIB

17 Kali Beraksi, 2 Pelaku Curanmor di Batam Ditangkap

18 Oktober 2021 - 19:16 WIB

Suami yang Bunuh Istri di Batam Dituntut 15 Tahun Penjara

13 Oktober 2021 - 19:56 WIB

Polisi Sita 2 Kg Sabu dari Bandar Narkoba di Batam

13 Oktober 2021 - 18:30 WIB

Gara-gara Bersenggolan dan Cekcok, 2 Pengunjung Kafe di Batam Ditikam

12 Oktober 2021 - 13:23 WIB

Polisi Ringkus Pelaku Kejahatan Skimming Asal Srilanka di Batam

11 Oktober 2021 - 21:21 WIB

Trending di Hukum Kriminal