kepripedia
Home / Event / Digelar Daring, Natuna Putuskan Absen Dari Perhelatan STQH IX Provinsi Kepri

Digelar Daring, Natuna Putuskan Absen Dari Perhelatan STQH IX Provinsi Kepri

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, menabuh bedug tanda STQ XIII Karimun dimulai. Foto: Ismail/kepripedia.com

Pemerintah Provinsi Kepri memutuskan perhelatan Seleksi Tilawatil Quran dan Hadits (STQH) IX Tahun 2021 digelar secara daring.

Sekretaris panitia STQH IX 2021, Aiyub, mengungkapkan dari tujuh kabupaten/kota hanya Natuna yang menyatakan mundur dari hajat tersebut.

“Pembukaan STQ Provinsi Kepri ke IX akan dilakukan secara virtual besok (hari ini, red). Namun hanya enam kabupaten/kota yang ikut peserta,” ujarnya di Tanjungpinang, Senin (26/7).

Ia menjelaskan, absennya kabupaten Natuna pada kegiatan itu nanti dengan berbagai pertimbangan. Di antaranya, akibat pandemi COVID-19, kemudian belum memadainya perangkat untuk mengikuti proses STQH tingkat provinsi.

ads

“Karena kondisi pandemi yang belum berakhir, makanya hajatan STQH Provinsi Kepri ke IX kita putuskan digelar secara virtual. Untuk kesiapan jaringan kita mendapatkan dukungan dari Dinas Komunikasi dan Informasi Provinsi Kepri,” jelas Aiyub.

Kepala Biro Kesejahteraan dan Keagamaan (Kesra) Provinsi Kepri tersebut juga menambahkan, pada hajatan kali ini ada empat cabang yang dipertandingkan. Pertama adalah tilawah, hifzil quran, tafsir, dan hadist. Lebih lanjut katanya, dari empat cabang tersebut ada 20 golongan. Selain itu ada juga lomba qasidah. Lebih lanjut katanya, secara keseluruhan ada 107 perserta yang akan bertanding.

“Pemenang pada hajatan STQ Provinsi Kepri ini nanti akan berpeluang membawa nama besar Kepri untuk bertanding di STQ Nasional ke-26 yang dilaksanakan pada 16-25 Oktober 2021 mendatang di Provinsi Maluku Utara,” jelasnya lagi.

Sementara itu, Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Kepri, Marlin Agustina berharap semua proses MTQ Provinsi Kepri yang pertama kali digelar secara virtual ini berjalan dengan baik dan tidak diganggu oleh sistem jaringan. Karena cabang tilawah diperlombakan melalui sistem live streaming. Atas dasar itu, ia meminta Dinas Kominfo Provinsi Kepri memastikan kondisi jaringan dalam keadaan baik.

ads

“Kita ingin hasil yang terbaik, meskipun STQH Provinsi Kepri tahun 2021 ini digelar secara virtual. Atas dasar itu, semua pihak yang terlibat untuk dapat memastikan persiapan dengan baik juga,” ujar Marlin Agustina.

Wakil Gubernur Kepri tersebut juga mengharapkan, setiap peserta yang ikut nanti untuk dapat memberikan penampilan terbaik. Karena STQH adalah media melakukan seleksi untuk dikirim ke STQH Nasional. Ia yakin Provinsi Kepri memiliki generasi yang hebat, baik itu dibidang tilawah, hifzil quran, tafsir, dan hadist.

“Setelah ini, yang terbaik akan terpilih untuk mengikuti training centre sebagai persiapan mengikuti STQH Nasional. Karena akhir bulan kepesertaan akan dilakukan pendaftaran secara online,” tutup Marlin.



Penulis: Ismail

Editor: Khairul Siregar

BERI KOMENTAR