Menu

Mode Gelap
ads

Warta · 27 Okt 2021 06:41 WIB

Dinkes Kepri Harap Warga Tak Khawatir Gelombang Ke-3 COVID-19


Ilustrasi varian COVID-19. Foto: AFP Perbesar

Ilustrasi varian COVID-19. Foto: AFP

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepri, Mohammad Bisri, mengimbau agar masyarakat tidak khawatir dengan ancaman lonjakan kasus COVID-19 gelombang ketiga yang diprediksi terjadi Desember 2021 mendatang.

Menurutnya, hingga saat ini wilayah Kepri cukup aman dalam mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus tersebut. Disebabkan, capaian vaksinasi COVID-19 di wilayah Kepri sudah mencapai 84 persen.

“Kalau dulu kita perlu khawatir. Karena capaian vaksinasi kita masih rendah. Kalau sekarang cukup aman,” ucapnya di Tanjungpinang, Selasa (26/10).

Kendati demikian, lanjut Bisri, lonjakan tersebut tetap harus diwaspadai. Mengingat, pada bulan tersebut euforia liburan yang memicu mobilitas tinggi akan terjadi. Maka dari itu, hal tersebut harus diantisipasi semaksimal mungkin.

ads

Selain itu, ia menerangkan, keuntungan Kepri dalam mengantisipasi lonjakan gelombang ketiga COVID-19 juga dominannya pemakaian vaksin jenis AstraZeneca diatas 30 persen.

Karena, sesuai dengan penelitian dari Kemenkes vaksin jenis AstraZeneca cukup ampuh mencegah tertularnya virus COVID-19 jenis delta yang saat ini menjadi momok.

“Nah, kita juga diuntungkan dengan penggunaan AstraZeneca. Yang pasti saat ini cukup aman,” ujar Bisri.

Ia juga menambahkan, saat ini penanganan COVID-19 di seluruh kabupaten/kota cukup aman terkendali. Bahkan, beberapa daerah saat ini juga nihil kasus COVID-19.

ads

“Namun tetap kita pantau, kalau ditemukan satu kasus konfirmasi langsung dilacak,” ungkap Bisri.

Sementara itu, Wakil Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Kepri, Tjetjep Yudiana, mengutarakan meski kasus terus menurun pihaknya tetap mengimbau masyarakat agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan (prokes).

Dikatakannya, saat ini total jumlah kasus aktif di Kepri sebanyak 34 orang. Diantaranya, Kota Batam 7 orang, Tanjungpinang 4 orang, Bintan 3 orang, Karimun 14 orang, dan Natuna 6 orang.
“Kasus aktif ini terus menurun seiring bertambahnya kasus sembuh. Makanya, kami imbau selalu tetap jaga protokol kesehatan,” demikian Tjetjep.

Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung



ads
Baca Lainnya

Kejari Batam Lirik Penggunaan Dana Insentif COVID-19

28 November 2021 - 08:46 WIB

PT Timah dan BKSDA Lepasliarkan Burung Elang hingga Perkutut di Batam

28 November 2021 - 08:24 WIB

Makam di Sei Temiang Terancam Ditimpa, Ahli Waris Diminta Regitrasi Ulang

28 November 2021 - 07:17 WIB

Speed Boat Bermuatan 7 Ton Sayur Terbakar di Perairan Batam

28 November 2021 - 06:58 WIB

KPPAD Harap Lingga Jadi Kota Layak Anak Tingkat Madya

27 November 2021 - 16:34 WIB

KPPAD: Januari-November 2021 Ada 12 Kasus Kekerasan Anak di Lingga

27 November 2021 - 16:08 WIB

Trending di Warta