kepripedia
Home / Warta / Gubernur Kepri Sampaikan Ranperda APBD Perubahan 2021, Turun Rp 68 Miliar

Gubernur Kepri Sampaikan Ranperda APBD Perubahan 2021, Turun Rp 68 Miliar

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, menyerahkan nota keuangan dan rancangan peraturan daerah (ranperda) APBD Perubahan 2021 kepada DPRD Kepri. Foto: Ismail/kepripedia.com

Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menyampaikan nota keuangan dan rancangan peraturan daerah (ranperda) APBD Perubahan 2021 kepada DPRD Kepri, melalui rapat paripurna, Rabu (15/9).

Ansar mengungkapkan, APBD Kepri 2021 ditetapkan sebesar Rp 3,986 triliun. Namun, pada perubahan APBD ini mengalami penurunan sebesar Rp.68,2 miliar. Sehingga, APBD Perubahan 2021 menjadi Rp 3,918 triliun.

Lebih rinci Ansar menjelaskan, pendapatan daerah yang semula diproyeksikan sebesar Rp 3,701 triliun mengalami kenaikan sebesar Rp 152,2 miliar menjadi Rp 3,854 triliun.

Sementara, untuk estimasi pembiayaan daerah tahun 2021 yang semula direncanakan sebesar Rp 285 miliar yang merupakan penerimaan SiLPA dari tahun anggaran sebelumnya, namun APBD Perubahan mengalami penurunan sebesar Rp 220,4 miliar, sehingga menjadi Rp 64,5 miliar.

ads

“Hal tersebut sesuai dengan Laporan Hasil Pemeriksaan BPK atas Laporan Keuangan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau tahun anggaran 2020 oleh BPK RI,” terang Ansar.

Gubernur Kepri itu menambahkan, pandemi COVID-19 yang dimulai bulan maret tahun 2020 lalu menyebabkan beberapa perubahan tatanan kehidupan dunia. Penyebaran wabah COVID-19 ini cenderung meningkat dari waktu ke waktu, tidak hanya menimbulkan korban jiwa namun juga berdampak pada aspek sosial, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat dan sangat berpengaruh terhadap keuangan negara. Sehingga terjadi penyesuaian kebijakan di bidang pendapatan, bidang belanja maupun bidang pembiayaan pendapatan negara.

Maka dari itu, penyusunan APBD perubahan 2021 ini telah mempertimbangkan kewajiban-kewajiban yang sudah digariskan oleh Pemerintah Pusat, kebutuhan lain yang mengikat dan mendesak yang harus dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah maupun menampung penyesuaian pendapatan dan pembiayaan.

“Mudah-mudahan apa yang tercantum APBD perubahan 2021, dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi kemajuan Provinsi Kepri terutama hal-hal yang terkait dengan pelayanan yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat umum,” demikian Ansar.

ads

Sementara itu, Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak, menyampaikan Pemprov Kepri telah menyusun dan mengusulkan ranperda serta nota keuangan APBD Perubahan 2021. Maka, selanjutnya paripurna akan dilanjutkan dengan pandangan fraksi terhadap nota keuangan tersebut.

“Diharapkan seluruh fraksi DPRD Kepri segera membahas dan menyiapkan pandangan umumnya pada paripurna mendatang,” imbuh Jumaga.



Penulis: Ismail

Editor: Wak JK

BERI KOMENTAR