Menu

Mode Gelap
ads

Warta · 27 Okt 2021 13:21 WIB

Gubernur Kepri Sebut Tak Segan Buang ASN yang Jarang Ngantor


Gubernur Kepri, Ansar Ahmad. Foto: Dok Humas Pemprov Kepri Perbesar

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad. Foto: Dok Humas Pemprov Kepri

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, akan memberikan tindakan tegas terhadap ASN di lingkungan Pemprov Kepri yang melakukan tindakan indisipliner.

Ia menegaskan, sebagai pelayan masyarakat ASN harus disiplin, taat dan patuh terhadap segala aturan dan ketentuan pekerjaan yang berlaku. Oleh karena itu, jika ditemukan tindakan yang melanggar maka dirinya tidak akan segan-segan membuang ASN tersebut.

“Misalnya, bagi ASN jarang masuk kantor. Siap-siap ditindak tegas,” tegasnya, Selasa (26/10).

Dalam waktu dekat, dirinya akan melakukan sidak ke seluruh OPD untuk melihat apakah ada ASN yang tidak masuk kantor, karena berdasarkan laporan banyak yang mengadukan masih ada ASN yang berbulan-bulan tidak masuk kantor dan malah nyambi berprofesi lain.

ads

“Kita akan telusuri itu nanti,” ucapnya.

Selain itu, Ansar juga memberikan ultimatum kepada ASN Pemprov Kepri untuk mengundurkan diri jika tidak bisa megemban pekerjaan sesuai tugas pokok dan fungsi. Hal tersebut menyusul kabar ada sejumlah oknum pejabat eselon III dan IV Pemprov Kepri yang tidak terima dan protes karena dimutasi dari satu jabatan dinas ke dinas yang lain.

“Kalau tidak mau bekerja, silakan tulis surat mundur dari jabatannya. Masih banyak ASN yang berkompeten dan mau bekerja,” imbaunya.

Ia menyebut, mutasi dalam instansi pemerintahan merupakan hal lumrah terjadi sebagai bentuk penyegaran dan promosi jabatan. Selain itu, mutasi juga dilakukan dengan karena sejumlah pejabat dinilai kurang layak dan cakap dalam pekerjaaannya.

ads

“Contohnya di Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan. Sengaja saya ganti karena tidak bisa melaksanakan tugasnya dengan baik, tapi tak ada yang non job, mereka tetap dapat jabatan setelah dipindah ke dinas lain,” tutup Ansar.



ads
Baca Lainnya

KPPAD Harap Lingga Jadi Kota Layak Anak Tingkat Madya

27 November 2021 - 16:34 WIB

KPPAD: Januari-November 2021 Ada 12 Kasus Kekerasan Anak di Lingga

27 November 2021 - 16:08 WIB

Gubernur Kepri Sampaikan Persoalan Biaya Penanganan PMI ke BNPB

26 November 2021 - 21:29 WIB

Menteri KKP Kunker ke Kepri, Sosialisasi Industri Perikanan Mandiri

26 November 2021 - 21:09 WIB

Kodim 0317/TBK Bantu Fasilitasi Bedah Gadis di Karimun yang Tertelan Jarum Pentol

26 November 2021 - 17:57 WIB

Truk Pengangkut Pakan Ternak Terbalik di Pendakian Bukit Daeng Batam

26 November 2021 - 16:47 WIB

Trending di Warta