Menu

Mode Gelap

Warta · 5 Agu 2021 17:01 WIB ·

Gubernur Kepri Tekankan OPD Pastikan Rencana Kerja 2022 Tepat Sasaran


 Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, memimpin rapat bersama pimpinan OPD.di Kepri. Foto: Ismail/kepripedia.com Perbesar

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, memimpin rapat bersama pimpinan OPD.di Kepri. Foto: Ismail/kepripedia.com

Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menekankan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menyusuan Rencana Kerja (Renja) tahun 2022 mendatang agar tepat sasaran.

Menurutnya, renja yang disusun kedepan haruslah efektif dan efisiem serta memihak pada kepentingan masyarakat luas.

“Setiap rupiah dalam APBD harus bisa dipertanggungjawabkan, digunakan dan dikelola secara transparan, dan diperuntukkan sebaik-baiknya dan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat,” tegasnya saat memimpin rapat secara marathon dengan beberapa OPD yang dilaksanakan di ruang rapat utama Kantor Gubernur Kepri di Dompak, Rabu (4/8) kemarin.

Oleh karena itu, ia akan terus mencermati setiap anggaran yang disusun oleh masing-masing organisasi OPD di setiap rencana kerja yang akan diusulkan dalam APBD tahun 2022.

ads

Selain itu, ia pun menginginkan tata kelola setiap anggaran yang dituangkan dalam program kerja di OPD harus baik, tepat sasaran, dan dijalankan dengan prosedur yang sederhana dan ringkas, serta melalui proses cepat dengan manfaat maksimal untuk masyarakat.

“Kecepatan dan ketepatan itu penting. Apalagi di situasi pandemi seperti saat ini. Percuma kita memiliki anggaran tetapi anggaran tersebut tida bisa secara cepat dan tepat dibelanjakan untuk masyarakat. Situasi seperti saat ini kita sedang ditunggu oleh masyarakat dengan program kerja yang jelas, terukur, dan menjawab keluhan mereka,” jelas Ansar Ahmad.

ads

Ansar Ahmad juga menegaskan pentingnya langkah yang cepat, tepat, efisien, dan akuntabilitas dalam implementasi program kerja yang tersusun dalam APBD. Hal itu penting karena di tahun 2022, situasi masih belum stabil dan diperlukan langkah yang extraordinary dalam pemulihan ekonomi di Kepulauan Riau.

Dari pantauan di lapangan, setidaknya hari ini ada 7 OPD yang digilir rapat oleh Gubernur Ansar Ahmad. Rapat yang dimulai pada pukul 07.30 itu berakhir sampai pukul 20.00 malam. Ketujuh OPD tersebut di antaranya Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Keluarga Berencana dan Pengendalian Penduduk, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perumahan dan Pemukiman, Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit, Dinas Pertanian, Dinas Pendidikan serta Dinas Kelautan dan Perikanan.

Masing-masing OPD diminta untuk mempresentasikan program kerja dan pengganggaran yang disusun yang akan dimasukkan dalam APBD tahun 2022. Tidak sedikit, anggaran yang diajukan oleh OPD ditolak oleh Ansar Ahmad karena dinilai mubazir dan tidak tepat sasaran.

“Kita ingin semua bekerja dengan baik dengan program kerja yang betul-betul untuk membangun Kepulauan Riau yang lebih baik,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

Penulis:

Editor: Khairul Siregar


Baca Lainnya

Penjelasan Bandara Hang Nadim Batam Soal Syarat Penerbangan Terbaru

21 Oktober 2021 - 20:02 WIB

Unjuk Rasa ke Kantor DPRD Batam, Pengungsi Afghanistan Kembali Minta Mediasi ke UNHCR

21 Oktober 2021 - 19:44 WIB

Kios-kios di Sepanjang Jalan Batu Besar Nongsa Ditertibkan

21 Oktober 2021 - 17:55 WIB

Beredar Video Kecelakaan Kepala Putus di Batam, Polisi: Itu Hoaks

21 Oktober 2021 - 14:20 WIB

Persatuan Sihinodola Nias Batam Laporkan Akun Facebook Condrat Sinaga

20 Oktober 2021 - 20:35 WIB

Pemprov Kepri Siapkan Anggaran Rp 3 Miliar untuk Juru Dakwah di Pulau Terpencil

20 Oktober 2021 - 19:56 WIB

Trending di Warta