Menu

Mode Gelap

Warta · 20 Agu 2021 21:54 WIB

Gubernur Sarankan Bupati/Wali Kota Tunda Sekolah Tatap Muka


Gubernur Sarankan Bupati/Wali Kota Tunda Sekolah Tatap Muka Perbesar

Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad menyarankan agar seluruh Bupati dan Wali Kota untuk menunda rencana sekolah tatap muka untuk anak sekolah.

Menurutnya, saat ini angka konfirmasi positif COVID-19 di Kepri terus mengalami penurunan setelah pemberlakuan PPKM. Dikhawatirkan apabila pembelajaran tatap muka dimulai, maka membuat angka terkonfirmasi positif kembali melonjak.

“Saya minta dipertimbangkan kembali kebijakan tatap muka tersebut, karena lebih susah bagi kita menangani perlonjakan kasusnya kalau nanti naik lagi,” ungkapnya saat memimpin Rapat Penanganan Pandemi COVID-19 dan Vaksinasi se-Kepri dari Gedung Daerah, Tanjungpinang, Kamis (19/8) malam.

Ia menjelaskan meskipun dalam penerapan belajar tatap muka di sekolah para siswa sudah diatur sedemikian rupa untuk menjaga jarak di ruang kelas. Namun, tidak ada yang bisa menjamin usai sekolah anak-anak tersebut bisa terus menjaga protokol kesehatan.

ads

Karena, sesuai dengan indeks penurunan angka positif COVID-19 sejalan dengan indeks penurunan pergerakan mobilitas masyarakat. Maka, upaya terbaik yang dapat dilakukan adalah membatasi pergerakan masyarakat termasuk menunda pembelajaran tatap muka.

“Meskipun dari pemerintah pusat sudah memberikan izin, tetapi kebijakan di daerah tetap kita yang putuskan,” ucap Ansar.

Selain itu, dalam kesempatan tersebut, Ansar juga meminta kepala daerah untuk berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kepri mendata siswa-siswi SMK yang belum divaksin. Hal ini dikarenakan murid SMK akan magang di perusahaan dan para pengusaha mensyaratkan kartu vaksin bagi para siswa yang akan magang.

“Nanti kita akan menyelenggarakan vaksinasi masal untuk anak-anak SMK,” kata Gubernur Ansar.

ads

Terkait vaksinasi sampai dengan Kamis (19/8), capaian vaksinasi dosis I di Kepulauan Riau mencapai angka 71,98 persen, sedangkan dosis II sudah sampai di angka 27,30 persen. Sementara untuk vaksinasi bagi anak usia 12-18 tahun sudah tercapai angka 42,98 persen.

Hanya Kabupaten Lingga yang belum mencapai angka minimal vaksinasi 70 persen di Kepulauan Riau. Yang tertinggi adalah Kabupaten Natuna yang sudah tercapai 78,39 persen.

Ansar mengingatkan kepada kepala daerah untuk segera menghabiskan stok vaksin yang ada di Kabupaten/Kota. Karena akan lebih mudah bagi Pemprov Kepri untuk meminta pengiriman stok vaksin dari pusat jika stok vaksin di Kepri sudah menipis.

“Sisa target yang belum divaksin tersisa tiga ratus ribu orang lagi, kita akan kebut terus seperti vaksinasi massal besar-besaran beberapa waktu lalu,” pungkas Gubernur Ansar.

Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung



ads
Tetap terhubung dengan kami:
Baca Lainnya

Mulai Desember Ini, Layanan Kemoterapi di RSUP RAT Sudah Layani Peserta BPJS Kesehatan

4 Desember 2021 - 15:31 WIB

RSUP Raja Ahmad Tabib di Tanjungpinang

Aksi Berbagi Bunga Anak Difabel di Karimun

4 Desember 2021 - 13:43 WIB

Vaksinasi COVID-19 Serentak BINDA Kepri di 3 Lokasi

4 Desember 2021 - 12:21 WIB

Tanggapan Komisi III DPRD Kepri Terkait Pemadaman Listrik di Batam

3 Desember 2021 - 21:56 WIB

Irwansyah DPRD Kepri

Komisi II DPRD Kepri Monitoring Samsat Batu Aji

3 Desember 2021 - 19:02 WIB

Bansos COVID-19 Masih Masuk Dalam APBD 2022

3 Desember 2021 - 18:18 WIB

Trending di Warta