Menu

Mode Gelap
ads

Warta · 17 Nov 2021 20:35 WIB

Instalasi Listrik Dirusak, Ujian Sekolah Tunas Indonesia Terganggu


Kepala Sekolah Tunas Indonesia menunjukkan pintu yang dicongkel dan kabel yang dipotong oleh orang tak dikenal. Foto: Zalfirega/kepripedia.com Perbesar

Kepala Sekolah Tunas Indonesia menunjukkan pintu yang dicongkel dan kabel yang dipotong oleh orang tak dikenal. Foto: Zalfirega/kepripedia.com

Instalasi listrik Sekolah Tunas Indonesia di samping perumahan Puteri Tujuh, Kelurahan Kibing, Kecamatan Batu Aji, Kota Batam, dirusak oleh orang tak dikenal (OTK).

Akibatnya seluruh kegiatan aktivitas belajar terhambat, padahal para siswa sedang mengikuti ujian akhir semester sehingga harus dialihkan ke sekolah lain di Taman Lestari.

Kejadian ini terjadi pada Minggu (13/11) lalu saat sekolah sedang libur. Listrik padam gelap gulita tak ada akses untuk belajar.

“Entah siapa yang berbuat kepada dunia pendidikan ini kita tidak tahu yang jelas ini sangat merugikan sekolah,” ungkap Kepala Sekolah Tunas Indonesia, Nurani Sinuraya, pada awak media ditemui di sekolah, Rabu (17/11).

ads

“Tak bisa berbuat apa-apa karena ujian ini berbasis komputer. Jaringan kelistrikan sekolah rusak total,” tambahnya.

Kata dia, masalah ini juga telah dilaporkan ke Polsek Batu Aji dan sudah ditindak lanjuti dengan mendatangi tempat kejadian perkara.

“Sudah datang polisi dan identifikasi awal memeriksa para saksi (kemarin) ke sekolah,” ucap dia.

Menurut keterangannya, pengrusakan kabel listrik yang dilakukan pelaku dengan cara digunting. Ia menduga ada rencana tak elok dari pelaku kepada pihak sekolah.

ads

“Ini barang lain aman, sampai congkel semua pintu sekolah hanya untuk gunting semua instalasi listrik sekolah. Barang sekolah tak ada yang hilang,” tutur Nurani.

Dia menduga pelaku nekat merusak jaringan listrik sekolah karena adanya masalah lahan di lapangan olahraga sekolah. Sebab, kata dia, sejumlah orang kerap berada di sana dengan aktivitas yang kurang jelas.

Ia menyebutkan, terkadang ada yang mengkonsumsi minuman keras sehingga pihaknya merasa risih dengan aktivitas tersebut yang tentunya perbuatan melawan hukum.

Karena tak nyaman, kata dia, pihaknya lalu berniat membangun tembok sekolah guna meredam suara dari aktivitas orang itu.

“Kita duga ada hubungan dengan lahan itu ya, kita tak mau banyak komentar, tapi kita minta pihak berwajib ungkap kasus ini,” tutur dia.

“Ini sekolah untuk mencerdaskan anak bangsa kok diganggu,” tambah dia.

Dengan laporan yang telah dibuat itu, ia berharap pihak berwajib dapat mengungkap pelaku yang tega merusak kabel-kabel sekolah ini.

Terpisah, Kapolsek Batu Aji, Kompol Daniel Ganjar Kristanto, melalui Kanit Reskrim Polsek Batu Aji, Ipda Budi Santosa, menyebut telah menerima laporan dari pihak sekolah.

“Iya, benar adanya laporan tersebut dan kita masih melakukan penyelidikan. Lagi didalami,” singkat Ipda Budi pada awak media saat dikonfirmasi.

Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung



ads
Tetap terhubung dengan kami:
Baca Lainnya

Mulai Desember Ini, Layanan Kemoterapi di RSUP RAT Sudah Layani Peserta BPJS Kesehatan

4 Desember 2021 - 15:31 WIB

RSUP Raja Ahmad Tabib di Tanjungpinang

Aksi Berbagi Bunga Anak Difabel di Karimun

4 Desember 2021 - 13:43 WIB

Vaksinasi COVID-19 Serentak BINDA Kepri di 3 Lokasi

4 Desember 2021 - 12:21 WIB

Tanggapan Komisi III DPRD Kepri Terkait Pemadaman Listrik di Batam

3 Desember 2021 - 21:56 WIB

Irwansyah DPRD Kepri

Komisi II DPRD Kepri Monitoring Samsat Batu Aji

3 Desember 2021 - 19:02 WIB

Bansos COVID-19 Masih Masuk Dalam APBD 2022

3 Desember 2021 - 18:18 WIB

Trending di Warta