Menu

Mode Gelap
ads

Warta · 13 Okt 2021 20:50 WIB

Intruksi Kapolri, Polda Kepri Bakal Tindak Pinjol Ilegal yang Resahkan Warga


Intruksi Kapolri, Polda Kepri Bakal Tindak Pinjol Ilegal yang Resahkan Warga Perbesar

Kepolisian Daerah (Polda) Kepulauan Riau (Kepri) bakal menindak secara represif para pelaku aplikasi pinjaman online ilegal yang tidak terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt mengatakan, sesuai instruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bahwa tidak ada ruang bagi para pinjaman online yang meresahkan masyarakat.

“Ini sudah jelas bapak Presiden dan pak Kapolri mengintruksikan tindak tegas setiap pelaku pinjaman online yang meresahkan. Setiap ada laporan korban kita tindaklanjuti cepat,” kata Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry, kepada kepripedia, Rabu (13/10).

Harry menambahkan, pihaknya akan terus memonitor, siber di media sosial di Kepulauan Riau. Apa bila ditemukan korban mengalami kerugian oleh pinjol akan di respons secara cepat.

ads

“Kita juga melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat agar tidak menjadi korban dari pinjol ilegal,” ujar dia.

Dia menyebutkan, sejauh ini belum ada laporan dari korban pinjaman online ilegal yang masuk di Polda Kepri.

“Belum ada yang masuk, kita minta warga agar tidak jadi korban tidak melakukan pinjaman online tersebut,” pinta dia.

Dikutip dari kumparan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan seluruh jajarannya agar menindak tegas penyelenggara financial technology peer to peer lending (fintech P2P lending) atau biasa dikenal pinjaman online (pinjol) ilegal. Sebab pinjol ilegal telah merugikan masyarakat.

ads

Sigit mengatakan, hal ini merupakan instruksi langsung dari Presiden Jokowi. Sebelumnya Jokowi telah memberikan perhatian khusus terhadap kejahatan Pinjol.

Pasalnya, hal itu telah merugikan masyarakat, khususnya di tengah pandemi COVID-19.

“Kejahatan pinjol ilegal sangat merugikan masyarakat sehingga diperlukan langkah penanganan khusus. Lakukan upaya pemberantasan dengan strategi preemtif, preventif maupun represif,” kata Sigit saat memberikan pengarahan kepada Polda jajaran melalui video conference di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (12/10).



ads
Baca Lainnya

KPPAD Harap Lingga Jadi Kota Layak Anak Tingkat Madya

27 November 2021 - 16:34 WIB

KPPAD: Januari-November 2021 Ada 12 Kasus Kekerasan Anak di Lingga

27 November 2021 - 16:08 WIB

Gubernur Kepri Sampaikan Persoalan Biaya Penanganan PMI ke BNPB

26 November 2021 - 21:29 WIB

Menteri KKP Kunker ke Kepri, Sosialisasi Industri Perikanan Mandiri

26 November 2021 - 21:09 WIB

Kodim 0317/TBK Bantu Fasilitasi Bedah Gadis di Karimun yang Tertelan Jarum Pentol

26 November 2021 - 17:57 WIB

Truk Pengangkut Pakan Ternak Terbalik di Pendakian Bukit Daeng Batam

26 November 2021 - 16:47 WIB

Trending di Warta