Menu

Mode Gelap
ads

Warta · 24 Sep 2021 11:29 WIB

Irjen Kemenkumham: Rutan Batam Siap Bersaing Menuju WBK dan WBBM


Inspektur Jenderal Kementerian Hukum dan HAM (Irjen Kemenkumham), Razilu. Foto: Zalfirega/kepripedia.com Perbesar

Inspektur Jenderal Kementerian Hukum dan HAM (Irjen Kemenkumham), Razilu. Foto: Zalfirega/kepripedia.com

Inspektur Jenderal Kementerian Hukum dan HAM (Irjen Kemenkumham), Razilu, datang ke Rutan Kelas IIA Batam, Kamis (23/9). Kegiatan tersebut dalam melihat langsung layanan pencapaian predikat wilayah bebas korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih dan melayani (WBBM) yang selama ini telah dideklarasikan.

Begitu tiba di Rutan, Razilu terlihat masuk ke dalam sel warga binaan dan melirik sana sini mememastikan layanan diberikan telah berjalan transparan.

Dari hasil peninjauannya, Razilu menyebutkan jika Rutan Batam sudah layak bersaing dengan UPT atau instansi lain untuk memperoleh WBK dan WBBM.

“Penilaian interen (Kemenkumham tentang persiapan menuju zona WBP dan WBBM) ini sudah layak. Siap bersaing di tingkat selanjutnya (lintas Kementerian),” kata Razilu kepada wartawan, Kamis (23/9).

ads

Meski dinyatakan layak, Razilu menitip pesan yang mendalam kepada jajaran Rutan, yakni tetap menjaga integritas dan terus ditingkatkan kedepannya.

“Jaga ini dengan baik dan jangan sampai ada berita miring yang viral. Sudah cukup bagus ini dan saya berharap ini tetap ditingkatkan,” pesan dia.

Di tempat yang sama Kepala Rutan Batam, Yan Patmos, menambahkan bahwa komintem pelayanan menuju zona WBK dan WBBM yang dideklarasikan beberapa bulan lalu membuahkan hasil yang baik.

Rutan Batam terpilih dari hasil penilitian inspektorat jendral Pemasyarakatan bersama Badan Pusat Statistik (BPS). Hasilnya cukup memuaskan sebab dinyatakan siap sebagai UPT Kemenkumham yang akan bersaing dengan UPT atau lembaga dari kementerian lainnya.

ads

Secara detail Yan menjelaskan, ada lima poin yang dilakukan untuk memperoleh predikat WBP dan WBBM ini, yakni mengubah pola pikir dan budaya kerja yang disebut manajemen perubahan, tata laksana standar operasional prosedur (SOP) baik dalam melayani dan mengawasi warga binaan.

“Yang berikutnya adalah SDM. Petugas dan warga binaan harus terampil. Petugas kita punya berbagai sertifikat dan latihan menembak serta lainnya,” kata Yan.

Poin keempat adalah akuntabilitas. Ini kaitannya dengan keterbukaan penyerapan anggaran serta laporan harta kekayaan petugas Rutan Batam. Poin kelima adalah pengawasan sebagai upaya cek dan ricek atas segalah persoalan yang terjadi.

“Tujuan dari semua untuk peningkatan layanan publik dan pencegahan korupsi. Kita optimis akan mendapatakan dengan kerja yang ikhlas,” pungkasnya.

Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung



ads
Tetap terhubung dengan kami:
Baca Lainnya

Hari Ini, Batam Nihil Kasus Baru COVID-19

30 November 2021 - 16:13 WIB

Tahun Depan Insentif Honere Karimun Naik, Diprediksi di Atas Rp. 1 Juta

30 November 2021 - 14:33 WIB

Ada Gangguan, Berikut Jadwal Pemadaman Listrik di Batam Hari Ini

30 November 2021 - 14:26 WIB

PPKM Level 3 Nataru, Pemprov Kepri Bakal Segera Keluarkan Surat Edaran

30 November 2021 - 14:02 WIB

Pemprov Kepri Pertimbangkan Syarat Antigen untuk Perjalanan di Kepri Selama Nataru

30 November 2021 - 13:46 WIB

Wawako Batam Serahkan SK Pengangkatan 130 PNS Lulusan Tahun 2019

30 November 2021 - 11:58 WIB

Trending di Warta