Menu

Mode Gelap
ads

Netizen · 9 Nov 2021 18:59 WIB

Jauhi dan Jangan Pernah Coba-coba Narkoba


Ilustrasi menghindari Narkoba. Foto: Pixabay Perbesar

Ilustrasi menghindari Narkoba. Foto: Pixabay

Seperti yang diketahui bersama, narkoba meliputi zat alam atau sintetis yang bila dikonsumsi dapat menimbulkan perubahan fungsi fisik dan psikis, serta menimbulkan ketergantungan. Jika disalahgunakan untuk tujuan di luar pengobatan, narkoba dapat mengubah kerja saraf otak sehingga akan sulit berpikir, berperasaan, dan berperilaku tidak normal.

Terdapat 5 jenis narkotika yang diketahui selama ini, yaitu morfin , ganja, heroin, kokoin, dan trips. Sementara untuk psikotropika yaitu sedatin dan valium. Tak hanya itu, jenis narkoba juga ada zat adiktif dengan beberapa golongan yang saat ini sudah disalahgunakan dalam pemakaiannya.

Berbagai cara telah dilakukan untuk mengatasi keadaan ini [penyalahgunaan narkoba]. Mulai dari sosialisasi, pencegahan, pemberantasan, dan lainnya.

Padahal sejatinya menurut beberapa pakar, hanya satu hal paling penting dalam mengatasi penyalahgunaan narkoba, yaitu peduli pada diri sendiri, orang lain, dan lingkungan sekitar.

ads

Pemerintah sudah sering kali mengadakan kegiatan sosialisasi, untuk berpikir menggunakan akal sehat sebelum bertindak merupakan hal penting.

Selain itu pengguna narkoba juga menjadi masalah sosial bangsa tersendiri. Kecanduan narkoba bisa berdampak pada meningkatnya tingkat kriminalitas dan sebagai sarana penularan penyakit HIV/AIDS.

Menurut estimasi Kementerian Kesehatan Tahun 2009 diperkirakan jumlah pengguna narkotika suntik di Indonesia berjumlah 105.784 di antaranya 52.262 terinfeksi HIV (tingkat prevalensi 49,69 persen). Selain itu diperkirakan ada 28.085 pasangan pengguna narkotika suntik dan 25 persen dari mereka sudah terinfeksi HIV hanya 15 persen kemudian terus meningkat dengan cepat hingga sekitar 50 persen di tahun 2006.

Persebaran HIV melalui arah jalur penggunaan narkotika suntik akhirnya akan meluas ke masyarakat yang bukan pengguna narkotika suntik melalui transmisi seksual menjadi ancaman yang serius bagi kesehatan masyarakat Indonesia.

ads

Kejahatan Narkoba merupakan salah satu bentuk kejahatan extraordinary yang menjadi perhatian seluruh negara di dunia. Di Indonesia sendiri tindak pidana narkoba mencapai 40.756 kasus pada tahun 2020.

Dinas Pendidikan Provinsi Kepri dalam suatu kesempatan menyampaikan catatan bahwa selama pandemi wabah COVID-19, ada penurunan dalam hal pelaporan narkoba. Meskipun kasus peredaran narkotika mengalami peningkatan.

Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung



ads
Baca Lainnya

Kala COVID-19 Menjadi Sarana Transformasi Pendidikan

5 November 2021 - 17:21 WIB

Menyoal Kebijakan Pemerintah Pindahkan Ibukota

5 November 2021 - 16:51 WIB

Bagaimana Pendidikan Olahraga Selama Pandemi COVID-19

18 Juni 2021 - 15:40 WIB

Disebut dalam al-Quran dan Hadist, Ini 5 Keutamaan Bersedekah

12 Mei 2021 - 01:04 WIB

7 Keajaiban dari Infaq dan Sedekah

8 Mei 2021 - 22:12 WIB

Makna Tunaikan Zakat Bagi Umat Muslim

2 Mei 2021 - 22:52 WIB

Trending di Netizen