Menu

Mode Gelap

Warta · 16 Nov 2021 14:49 WIB

Kabar Baik! Lansia di Bintan Terima BLT Rp 900 Ribu per Orang


Penyerahan BLT Pemkab Bintan kepada lansia secara simbolis. Foto: Ismail/kepripedia.com Perbesar

Penyerahan BLT Pemkab Bintan kepada lansia secara simbolis. Foto: Ismail/kepripedia.com

Sebanyak 4.200 orang lanjut usia (lansia) di Kabupaten Bintan menerima Bantuan Lansung Tunai (BLT) sebesar Rp 900 ribu per orang. Bantuan tersebut merupakan program dari Pemkab Bintan melalui APBD Perubahan 2021.

Plt Bupati Bintan, Roby Kurniawan, program BLT Lansia Bintan ini merupakan salah satu janji politik saat kampanye dirinya bersama Apri Sujadi pada Pilkada Bintan 2020 lalu. Meski tahun ini masih dilanda COVID-19 dan terjadinya refocusing anggaran, namun program itu tetap direalisasikan.

Oleh karena itu, Pemkab Bintan mengalokasikan dana sebesar Rp 3,780 miliar melalui APBD-P 2021 untuk merealisasikan program bantuan tersebut.

“BLT sudah mulai disalurkan. Diminta para lansia bersabar karena akan dibagikan secara bertahap ke setiap kecamatan,” ujarnya saat membagikan BLT secara simbolis di Kelurahan Kijang Kota, Kecamatan Bintan Timur, kemarin.

ads

Roby memastikan, para lansia yang menerima BLT tepat sasaran dan merupakan hasil verifikasi. Di mana, setiap lansia menerima uang sebesar Rp 300 ribu per bulan. Kemudian dikumulatif selama tiga bulan terhitung Oktober-Desember. Sehingga, para lansia akan menerima bantuan uang itu secara menyeluruh sebesar Rp 900 ribu.

“Kelompok Lansia merupakan kelompok yang terdampak saat pandemi. Tentu kita harapkan, bantuan ini bermanfaat bagi kaum Lansia. Ke depannya program ini akan kita evaluasi terus,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bintan, Edi Yusri, mengatakan sebenarnya dari data yang diperolehnya ada sekitar 10.000 ribu lansia yang berdomisili di 36 desa dan 15 kelurahan se-Kabupaten Bintan. Namun, dari total tersebut hanya 4.200 lansia yang berhak menerima BLT sebesar Rp 300 ribu per bulannya itu.

“Jadi 4.200 orang inilah yang berhak menerima BLT Lansia,” sebutnya.

ads

Sementara sisanya sebanyak 5.800-an orang lagi tak dapat menerima BLT tersebut. Penyebabnya adalah mereka telah terdaftar sebagai penerima bantuan sosial lainnya. Seperti terdaftar sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH), BLT Dana Desa (DD), dan Bantuan Pangan Nontunai (BPNT).

“Bantuan yang disalurkan tidak boleh double. Maka hanya 4.200 orang saja yang terima itu has dari verifikasi dan validasi data di lapangan oleh 54 pendamping lansia yang tersebar di 51 desa/kelurahan,” ucapnya.

Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung



ads
Tetap terhubung dengan kami:
Baca Lainnya

Mulai Desember Ini, Layanan Kemoterapi di RSUP RAT Sudah Layani Peserta BPJS Kesehatan

4 Desember 2021 - 15:31 WIB

RSUP Raja Ahmad Tabib di Tanjungpinang

Aksi Berbagi Bunga Anak Difabel di Karimun

4 Desember 2021 - 13:43 WIB

Vaksinasi COVID-19 Serentak BINDA Kepri di 3 Lokasi

4 Desember 2021 - 12:21 WIB

Tanggapan Komisi III DPRD Kepri Terkait Pemadaman Listrik di Batam

3 Desember 2021 - 21:56 WIB

Irwansyah DPRD Kepri

Komisi II DPRD Kepri Monitoring Samsat Batu Aji

3 Desember 2021 - 19:02 WIB

Bansos COVID-19 Masih Masuk Dalam APBD 2022

3 Desember 2021 - 18:18 WIB

Trending di Warta