Menu

Mode Gelap

Warta · 18 Nov 2021 11:30 WIB

Kadinkes Kepri: Kesadaran Masyarakat Terapkan Prokes Tinggi


Pengendara di pos penyekatan PPKM Darurat Bintan-Tanjungpinang pertengahan 2021 lalu. Foto: Ismail/kepripedia.com Perbesar

Pengendara di pos penyekatan PPKM Darurat Bintan-Tanjungpinang pertengahan 2021 lalu. Foto: Ismail/kepripedia.com

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepulauan Riau, Mohammad Bisri, menyampaikan penanganan COVID-19 di seluh kabupaten/kota saat ini sudah sangat baik. Bahkan, berdasarkan laporan harian Satgas dalam kurun waktu dua hari terakhir tidak terdapat kasus baru.

“Sudah sangat baik upaya yang dilakukan, sehingga kasus terkonfirmasi pun bisa dikendalikan,” ujarnya di Tanjungpinang, Rabu (17/11).

Menurut Bisri, ada empat faktor penyebaran COVID-19 di Kepri sudah jauh melandai. Yakni, surveilans, pengobatan, vaksinasi, dan disiplin protokol kesehatan.

Dijelaskannya, untuk penerapan surveilans atau testing di seluruh wilayah sudah cukup baik. Seperti, pelaku perjalanan secara ketat dilakukan testing untuk mendeteksi COVID-19.

ads

Sehingga, apabila kedapatan terkonfirmasi positif maka langsung diambil tindakan tracing atau pelacakan kontak agar penyebaran virusnya tidak meluas.

“Tracing kita sangat bagus, contoh Kota Batam dapat penghargaan tracing tertinggi karena lebih dari 20 orang,” ujar Bisri.

Kemudian, lanjut Bisri, terapi atau pelayanan pengobatan pasien COVID-19 di rumah sakit juga berjalan sangat baik. Selanjutnya, untuk capaian vaksinasi sudah di angka 90 persen lebih. Bahkan, Kepri masuk empat besar provinsi dengan cakupan vaksinasi tertinggi di Indonesia.

Terakhir, disiplin protokol kesehatan masyarakat juga tergolong tinggi, misalnya memakai masker.

ads

“Tidak kalah penting, sejak awal vaksinasi kita tidak menggunakan satu jenis vaksin Sinovac, tapi ada vaksin AstraZeneca yang diklaim sangat ampuh melawan varian baru COVID-19, seperti Delta,” ungkapnya.

Namun demikian, Bisri menyampaikan pekerjaan rumah saat ini ialah cakupan vaksinasi lansia masih rendah atau di bawah 60 persen.

Menurutnya dari total tujuh kabupaten/kota setempat, baru tiga daerah capaian vaksinasi lansianya melebihi 60 persen, yaitu Tanjungpinang, Batam dan Lingga.

“Empat daerah lainnya harus kerja keras untuk vaksinasi lansia, karena ini turut mempengaruhi levelisasi PPKM,” ujarnya.

Oleh karena itu, ia mengimbau agar warga lansia yang belum divaksin segera ikut vaksinasi demi menyelamatkan diri dan orang lain dari paparan COVID-19.

“Kita harus saling mengingatkan, kalau ada lansia belum vaksin, tolong didorong ikut vaksinaai, jangan pula dihalang-halangi,” katanya menegaskan.

Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung



ads
Tetap terhubung dengan kami:
Baca Lainnya

Mulai Desember Ini, Layanan Kemoterapi di RSUP RAT Sudah Layani Peserta BPJS Kesehatan

4 Desember 2021 - 15:31 WIB

RSUP Raja Ahmad Tabib di Tanjungpinang

Aksi Berbagi Bunga Anak Difabel di Karimun

4 Desember 2021 - 13:43 WIB

Vaksinasi COVID-19 Serentak BINDA Kepri di 3 Lokasi

4 Desember 2021 - 12:21 WIB

Tanggapan Komisi III DPRD Kepri Terkait Pemadaman Listrik di Batam

3 Desember 2021 - 21:56 WIB

Irwansyah DPRD Kepri

Komisi II DPRD Kepri Monitoring Samsat Batu Aji

3 Desember 2021 - 19:02 WIB

Bansos COVID-19 Masih Masuk Dalam APBD 2022

3 Desember 2021 - 18:18 WIB

Trending di Warta