kepripedia
Home / Event / Kampong Teripang dan Akademisi FIKP UMRAH Adakan Adopsi Terumbu Karang di Bintan

Kampong Teripang dan Akademisi FIKP UMRAH Adakan Adopsi Terumbu Karang di Bintan

Perayaan kemerdekaan HUT RI ke-76 masih dirasakan. Mengartikan sebuah kemerdekaan dan turut serta merayakannya ada banyak cara. Contohnya ikut dalam berkontribusi menjaga dan mengembalikan kelestarian lingkungan laut, seperti tranplantasi karang yang diadakan Kampong Teripang di Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau.

Kegiatan restorasi ekosistem terumbu karang kali ini, Kampong Teripang bersama dengan Coral FIKP UMRAH, Ocean Blue Diving Club (OBDC) FIKP UMRAH, Maritim Muda Nusantara dan Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Bintan, mengajak masyarakat ikut peduli kelestarian terumbu karang dengan cara mengadopsi terumbu karang.

Creative & Marketing Director Kampong Teripang, Leonardo William Pratama mengatakan adopsi terumbu karang ini bertujuan untuk memulihkan dan memperkuat ekosistem terumbu karang di Kabupaten Bintan, tepatnya di perairan Pulau Beralas Pasir dengan mentransplantasi bayi karang atau bagian karang yang hidup agar tumbuh menjadi terumbu karang baru.

Peserta yang ikut adalah 50 orang donatur perorangan dan 5 instansi. Seperti dari Bintan Resort, PT. Humanika Internasional dan Lanudal Tanjungpinang. Peserta yang ikut secara langsung ada 10 orang dan peserta lain dapat melihat penanaman karang lewat live streaming. Donasi sebesar Rp. 50 ribu/orang untuk satu baby coral dan Rp. 500 ribu/instansi untuk 1 rocklife.

ads

“Dengan kegiatan yang sederhana, ternyata banyak teman-teman yang antusias dan ikut berpartisipasi. Awalnya perkiraan hanya 50 baby coral, alhamdulillah kado HUT RI kali ini kita berikan 107 baby coral untuk laut Indonesia tepatnya di Kabupaten Bintan.” kata Leo.

Daulat Hasibuan dari Ocean Blue Diving Club (OBDC) FIKP UMRAH menjelaskan pengadopsian karang tersebut nantinya di tagging nama-nama orang tua asuh di media baby coral. Selain itu juga mendapatkan E-Sertifikat.

Karang yang sudah ditanam ini tidak semata hanya selebrasi pelepasan saja, namun terus di pantau perkembangannya oleh OBDC FIKP UMRAH dan Coral FIKP UMRAH lalu mengirimkan foto monitoring tiap 2 bulan selama 1 tahun.

“Kita buat adopsi terumbu karang juga untuk sarana edukasi, konservasi dan juga menjaga kelestarian terumbu karang. Sekaligus untuk pengembangan ekowisata melalui rehabilitasi ekosistem terumbu karang. Ini bisa menjadi awal untuk teman-teman lebih peduli lagi dengan terumbu karang. Karena untuk pertumbuhan terumbu karang membutuhkan waktu yang lama untuk tumbuh, dan di Bintan terumbu karang termasuk memprihatin karena banyak yang rusak.” jelas Daulat.

ads

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bintan, Wan Rudy Iskandar, turut mengapresiasi kegiatan tersebu. Menurutnya hal itu sangat bermanfaat untuk masyarakat banyak, khususnya di sekitar kelong di Kabupaten Bintan.

“Kegiatan ini sangat bagus sekali, khususnya bagi pariwisata. Sangat diharapkan dapat terus diadakan,” tutupnya.



Penulis: Milyawati

Editor: Hasrullah

BERI KOMENTAR