Menu

Mode Gelap

Warta · 30 Jun 2021 19:12 WIB ·

Kanwil Kemenkumham Kepri Sambangi Rutan Batam, Ini Agendanya


 Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Kepri, Husni Thamrin. Foto: Zalfirega/kepripedia.com Perbesar

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Kepri, Husni Thamrin. Foto: Zalfirega/kepripedia.com

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Kepri, Husni Thamrin, bersama jajaran mengunjugi Rutan Kelas II A Batam, Barelang, Selasa (29/6) sore.

Kedatangan tersebut dalam rangka silaturahmi dengan Keluarga Alm Siprianus Apiatus Bin Philipus, warga binaan yang meninggal dunia setelah mendapat perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah Embung Fatimah (RSUD EF) beberapa bulan lalu.

“Saya datang ke sini seperti agenda biasa, monitoring, kinerja Rutan, dan melakukan silaturahmi dengan pihak keluarga mantan warga binaan dan mengucapkan turut berduka cita,” kata Husni, Rabu (30/6).

Pada kesempatan  itu, Husni ingin memastikan secara langsung bahwa keluarga warga binaan yang meninggal di Rumah Tahanan Kelas IIA Barelang Batam, itu mendapat perhatian dari Rutan Batam.

ads

Pihaknya bertemu langsung dengan delapan orang, mulai dari ayah kandung Seprianus, saudaranya, ketua perkumpulan warga Nusantara, ketua Kupang, dan juga Fransiskus, serta perwakilan dari pengacara. Hasilnya semua tugas dan kewajiban sudah dijalankan oleh Rutan Batam.

“Jadi semua yang kita dengar tadi dapat perhatian dari Rutan kepada keluarga almarhum,” kata dia.

ads

Sementara itu terkait monitoring dan pengecekan kinerja, menurutnya Rutan Batam sudah berjalan dengan baik. Dijelaskannya,  tugas melakukan monitoring hingga ke UPT tingkat bahwa di Kemenkumham khusus di wilayah Kepri agar semua berjalan sesuai dengan prosedur.

“Jadi kita kesini memastikan kinerja Rutan telah berjalan maksimal. Jadi kita tidak ingin, berita yang kita terima hanya dari satu sumber, kita cek, kita pastikan. Agar tidak terjadi bias,” kata Husni.

Dalam kunjungan turut dihadiri Kapolsek Sagulung, AKP Yusriadi Yusuf yang juga ikut berdiskusi bersama keluarga besar almarhum. AKP Yusuf menjabarkan, bahwa proses hukum tetap berlanjut untuk memberikan rasa keadilan kepada keluarga korban.

“Sejauh ini masih tiga orang tersangka berinisial Y, R, dan A merupakan tahan sendiri dalam kasus pencurian,” kata AKP Yusuf.

Sementara mengenai Informasi yang sempat beredar bahwa oknum keluarga yang mengaku dari Rutan Kelas IIA Barelang Batam, yang meminta untuk mencabut laporan. Yusuf, menjelaskan hal tersebut tidak ada.

“Selama ini hal itu tidak ada, kalaupun ada. Hal tersebut tidak mungkin, karena Surat Pertanda Dimulainya Penyidikan (SPDP) sudah diterima kejaksaan, tiga hari setelah Polisi menetapkan tersangka,” kata Yusuf.

“Kasus ini tetap lanjut. Setelah berkas lengkap kita akan kirim ke Jaksa dan dilakukan peninjuan, menunggu tahap II lagi,” imbuh dia.

Artikel ini telah dibaca 3 kali

Penulis:

Editor: Hasrullah


Baca Lainnya

Penjelasan Bandara Hang Nadim Batam Soal Syarat Penerbangan Terbaru

21 Oktober 2021 - 20:02 WIB

Unjuk Rasa ke Kantor DPRD Batam, Pengungsi Afghanistan Kembali Minta Mediasi ke UNHCR

21 Oktober 2021 - 19:44 WIB

Kios-kios di Sepanjang Jalan Batu Besar Nongsa Ditertibkan

21 Oktober 2021 - 17:55 WIB

Beredar Video Kecelakaan Kepala Putus di Batam, Polisi: Itu Hoaks

21 Oktober 2021 - 14:20 WIB

Persatuan Sihinodola Nias Batam Laporkan Akun Facebook Condrat Sinaga

20 Oktober 2021 - 20:35 WIB

Pemprov Kepri Siapkan Anggaran Rp 3 Miliar untuk Juru Dakwah di Pulau Terpencil

20 Oktober 2021 - 19:56 WIB

Trending di Warta