Menu

Mode Gelap

Warta · 4 Feb 2022 18:42 WIB ·

Kasus COVID-19 Melonjak, Gubernur Minta Pemkab/Pemko Beri Bantuan ke Pasien


 Gubernur Kepri, Ansar Ahmad. Foto: Istimewa
Perbesar

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad. Foto: Istimewa

ADVERTISEMENT
advertisement

Seiring dengan melonjaknya kasus COVID-19 di Provinsi Kepulauan Riau belakangan ini. Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, memastikan program bantuan tunai bagi keluarga kurang mampu yang terkonfirmasi positif akan tetap dilanjutkan.

Hal itu berguna untuk menanggung kebutuhan keluarga yang ditinggalkan selama masa isolasi.

ADVERTISEMENT
advertisement

“Masing-masing Kabupaten dan Kota juga agar memberikan perhatian untuk memenuhi kebutuhan keluarga pasien. Gunakan dana BTT (Belanja Tidak Terduga) karena memang peruntukannya untuk itu,” ungkapnya, kamis (3/2).

Selain itu, ia menekakan, seluruh kabupaten/kota, terutama kota Batam dan Tanjungpinang agar memperhatikan kedisiplinan masyarakat terhadap penerapan protokol kesehatan (prokes).

ADVERTISEMENT
advertisement

Hal itu mengingat, lonjakan kasus aktif yang terjadi saat didominasi di kedua daerah tersebut.

“Agar pengawasan atau screening di setiap pintu-m masuk, baik yang ada di Batam maupun di Tanjungpinang agar diperketat. Kita harus awasi, disiplin masyarakat harus diperhatikan agar kasus covid di Kepri bisa benar-benar kita tekan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Ansar menekankan untuk mengantisipasi melonjaknya kasus aktif ini dengan memperkuat tracing dan memberikan treatment yang baik.

“Tentu jangan lengah soal tracing, karena tracing sangat menentukan untuk mengetahui kontak erat yang terkonfirmasi positif. Kemudian pastikan treatment harus dilakukan dengan baik, karena jika tingkat kesembuhan tinggi, maka angka kasus aktif akan menurun,” pesan Gubernur Ansar.

Gubernur juga memberi arahan agar pasien yang terkonfirmasi positif untuk diwajibkan karantina di karantina terpadu. Karena karantina mandiri terbukti sulit untuk dikontrol.

ADVERTISEMENT

“Tempat-tempat karantina terpadu agar dikontrol kembali. Seperti Lohas, LPMP, serta Asrama Haji Batam. Cek kembali fasilitasnya. Supaya isolasi terkontrol dan treatment yang baik dapat diberikan,” ujar Gubernur.

Untuk diketahui, berdasarkan data Satgas penanganan Covid-19 hingga 3 Februari 2022, total kasus aktif sebanyak 128 orang. Terdiri dari, 77 kasus di Kota Batam, 35 Kasus di Kota Tanjungpinang, 9 kasus di Kabupaten Bintan, 5 kasus di Kabupaten Karimun, dan 2 Kasus di Kabupaten Natuna. Sedangkan di Kabupaten Kepulauan Anambas dan Kabupaten Lingga mencatat nol kasus.

Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung
Artikel ini telah dibaca 24 kali

Penulis: | Editor: Redaksi


ADVERTISEMENT
advertisement
Tetap terhubung dengan kami:
advertisement
Baca Lainnya

Bawaslu Lingga Gelar Sosialisasi Undang-undang Pemilu 2024

5 Juli 2022 - 23:30 WIB

SMAN 1 Batam Umumkan Kelulusan PPDB, 288 Siswa Diterima

5 Juli 2022 - 20:51 WIB

Rutan Tanjungpinang Kembali Buka Jam Besuk Bagi Anggota Keluarga

5 Juli 2022 - 20:34 WIB

Penyebaran Hewan Kurban di Tanjungpinang Diperketat, Sapi Diperiksa Sebelum Dijual ke Masyarakat

5 Juli 2022 - 20:20 WIB

Lapas Perempuan Batam Kembali Buka Kunjungan Tatap Muka

5 Juli 2022 - 13:14 WIB

HUT ke 76 Bhayangkara, Bupati Rafiq Beri Penghargaan ke Polres Karimun

5 Juli 2022 - 12:37 WIB

Trending di Warta
advertisement