Warta · 24 Nov 2021 23:03 WIB

Kecewa Hasil RDP Soal Parkiran, Warga Aviari: DPRD Banyak Bicara, Minim Dengar Kami


Abun, salah satu warga Aviari menyampaikan hasil RDP. Foto: Zalfirega/kepripedia.com Perbesar

Abun, salah satu warga Aviari menyampaikan hasil RDP. Foto: Zalfirega/kepripedia.com

Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama warga Aviari, Batu Aji, Rabu (24/11).

Hasil pertemuan itu, warga Aviari justru merasa tidak puas. Pasalnya mereka menilai aspirasi yang disampaikan minim didengar.

“Yang banyak bicara dalam RDP tadi adalah anggota dewan. Minim suara kita didengar mereka,” ujar salah satu warga, Abun.

Ruang gerak suara yang diberikan dalam RDP membuat masyarakat yang hadir tak banyak bicara. Sehingga keluhan mereka menjadi buntu. Padahal mereka berharap anggota dewan dapat memberikan solusi dan mendengarkan keluhannya.

ads

“Kami akan ambil langkah selanjutnya ke gubenur. Meminta untuk mendengarkan keluh kesah kami para pedagang Aviari,” ucap dia.

Baca: Pemilik Usaha di Aviari Tolak Parkir Khusus, DPRD Batam: Silahkan Kirim Surat

Sementara itu, anggota DPRD Batam dalam RDP hanya meminta pihak pengelola parkir PT Central Park untuk memperbaiki gate dan fasilitas lain yang kerap dikeluhkan warga.

“Seperti letak pengambilan karcis yang jauh dari jangkauan yang terhalang pipa hingga pembatasan jalan dari beton yang buat jalan macet,” ujar Dandis Rajagukguk, anggota Komisi III DPRD Batam, dalam RDP tersebut.

ads

Baca: Ini Penjelasan Dishub Batam Soal Parkir Khusus di Aviari

Ditambahkan oleh Sekretaris Komisi III DPRD Batam Arlon Veristo, jika parkir khusus di kawasan Aviari tetap dilanjutkan. Namun diminta pihak pengelola untuk dapat mengevaluasi fasilitas dan sebagainya.

“Parkir khusus tetap lanjutan,” ucap Arlon usai RDP.

Keputusan hasil RDP ini justru bertentangan dengan harapan warga dan pemilik usaha di Aviari. Sebelumnya, mereka berharap RDP dapat mendukung mereka agar parkir khusus di kawasan tersebut tidak diterapkan.

Terkait parkir khusus ini, sejumlah pemilik toko di kawasan tersebut mengaku sangat berdampak kepada pendapatan mereka.

Baca: Pengelola Terapkan Biaya Parkir, Pemilik Usaha di Pasar Aviari Batam Protes

Seperti disampaikan Ayu, salah satu pemilik usaha. Ia mengaku sejak diterapkan parkir khusus di  kawasan Aviari pemasukannya berkurang drastis karena pelanggan menjadi malas datang karena parkir khusus tersebut.

“80 persen pemasukan saya turun, sejak ada parkir khusus. Kita bukan tak mau parkir tapi secara mandiri agar sama-sama untung, jangan pihak pengelola saja yang untung,” bebernya.

“Ini lihat ruko-ruko dah mulai kosong dampak kebijakan pengelola secara sepihak,” keluh dia.

Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung

Penulis: | Editor: Hasrullah


ads
Tetap terhubung dengan kami:
Baca Lainnya

Peringatan Dini, Polisi di Karimun Imbau Warga Pesisir Waspada Banjir Rob

9 Desember 2021 - 16:27 WIB

Peringati Hari Juang Kartika, TNI AD di Karimun Gelar Aksi Sosial Donor Darah

9 Desember 2021 - 13:18 WIB

3 Remaja di Batam Terancam 7 Tahun Penjara karena Terlibat Aksi Curanmor

9 Desember 2021 - 10:47 WIB

Ilustrasi pencurian sepeda motor

Waspada COVID-19 Varian Omicron yang Lebih Cepat Menular

8 Desember 2021 - 20:50 WIB

Didemo Buruh Soal UMK, Gubernur Ansar: Berunjukrasalah dengan Tertib

8 Desember 2021 - 18:53 WIB

Pemulangan PMI Melalui Batam Diperketat Antisipasi Varian Omicron

8 Desember 2021 - 18:39 WIB

Para PMI Tiba di Batam melalui Pelabuhan Batam Center
Trending di Warta