Menu

Mode Gelap

Sosial Budaya · 2 Feb 2024 09:05 WIB

Kemenag Karimun Imbau Khatib Jumat Bahas Larangan Aksi Bunuh Diri


					Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karimun, H. Jamzuri. Foto: Khairul S/kepripedia.com Perbesar

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karimun, H. Jamzuri. Foto: Khairul S/kepripedia.com

Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, menerbitkan surat imbauan menyikap maraknya terjadi aksi bunuh diri dalam dua pekan terakhir.

Pada imbauan tersebut, Kantor Urusan Agama (KUA) setiap wilayah di Karimun diimbau melakukan pembinaan melalui para khatib Jumat untuk membahas tema ‘bunuh diri’ dalam ceramah yang akan disampaikan kepada para jemaah.

ADVERTISEMENT

“Paling tidak untuk meminimalisir tindakan bunuh diri yang belakangan marak terjadi di wilayah kita,” ujar Kepala Kantor Kementerian Agama Karimun, Jamzuri, Jumat (2/2).

Imbauan tersebut dapat dilaksanakan dalam dua kali Jumat terhitung sejak tanggal 2-9 Februari 2024.

“Pesan-pesan yang disampaikan intinya untuk meningkatkan iman dan taqwa, agar sebisa mungkin menghindari hal yang dimurkai Allah, karena bunuh diri itu jelas dilarang,” ucapnya.

Selain itu, lanjut Jamzuri, mengenai hal ini juga akan disampaikan setiap penyuluh yang ada di masing-masing KUA.

“Spesifik untuk yang menangani ini memang belum ada, tapi kita punya penyuluh. Mereka nanti akan sampaikan di binaan masing-masing, jadi disampaikan kepada masyarakat,” terangnya.

Fenomena bunuh belakangan marak terjadi di wilayah Kabupaten Karimun. Pemicunya juga cukup beragam, baik asmara maupun permasalahan dalam rumah tangga.

Berdasarkan catatan yang ada, dalam kurun waktu dua pekan terakhir telah terjadi tiga kasus bunuh diri, yakni pegawai RSUD M Sani berinisial DA (43) pada 20 Januari 2024 lalu.

ADVERTISEMENT

Kemudian, pemuda 23 tahun berinisial DR yang ditemukan tewas gantung diri di pondok kebun milik orang tuanya pada 29 Januari 2024.

Terakhir adalah warga Telaga Timah, Sungai Lakam Barat, YA (32). Ia nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri pada 31 Januari 2024. Diduga aksi ini dipicu permasalahan keluarga yang dialami korban.

Gabung dan ikuti kami di :

Penulis: | Editor: Redaksi



whatsapp facebook copas link

Baca Lainnya

FKUB Kepri Advokasi PerMen Soal Pemeliharaan Kerukunan Beragama di Karimun

18 Juli 2024 - 11:31 WIB

IMG 20240718 095935 11zon

Kunker Roby “Berlayar ke Tambelan”, Ini Rangkaian Kegiatan Bupati Bintan

15 Juli 2024 - 12:37 WIB

IMG 20240715 WA0033 11zon

Nelayan Kampung Ambat Terima Bantuan Rumah Singgah Program Sosial Perusahaan

10 Juli 2024 - 16:47 WIB

IMG 20240710 140314 11zon

Khitanan Massal Hari Bakti Adhyaksa ke-64 di Karimun Disambut Antusias Ratusan Anak

5 Juli 2024 - 13:38 WIB

IMG 20240705 WA0008 11zon

Dukung Pelestarian Alam Berkelanjutan, PT Cipta Persada Mulia Tanam Mangrove di Pesisir Bakau Serip Nongsa, Batam

4 Juli 2024 - 18:26 WIB

IMG 20240704 WA0007 11zon

PT Cipta Persada Mulia Salurkan Bantuan Sapi Kurban Program CSR di Tanjung Uncang, Batam

15 Juni 2024 - 08:36 WIB

IMG 20240615 083335 11zon
Trending di Sosial Budaya