Menu

Mode Gelap

Nasional · 7 Feb 2022 08:30 WIB

Kemensetneg Gandeng Meta Indonesia untuk Sukseskan G20


					Foto: Faisal Fahmi Pranata Humas Kemensetneg saat memberikan penjelasan soal kegiatan persiapan G20/kepripedia/Humas Kemensetneg Perbesar

Foto: Faisal Fahmi Pranata Humas Kemensetneg saat memberikan penjelasan soal kegiatan persiapan G20/kepripedia/Humas Kemensetneg

Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) melalui Biro Hubungan Masyarakat (Humas) pada Selasa (18/1), melakukan rapat koordinasi bersama dengan Kantor Staf Presiden (KSP), Sekretariat Kabinet (Setkab), Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), dan Meta Indonesia untuk memasifkan Presidensi G20 dan pengembangan media sosial dan kehumasan secara umum.

Dalam siaran persnya Pranata Humas Ahli Madya pada Biro Humas Kemensetneg, Faisal Fahmi, menjelaskan terdapat tiga pesan kunci dalam G20 tahun 2022, yaitu makna dan keuntungan G20 bagi Indonesia, resiliensi dan daya tahan Indonesia di tengah pandemi, serta percepatan pemulihan di seluruh bidang di sektor keuangan maupun non-keuangan.

ADVERTISEMENT

“Humas pemerintah memiliki peran strategis dalam menggaungkan pelaksanaan Presidensi G20 Indonesia kepada publik, sehingga publik ikut serta dan mendukung pelaksanaan G20 tersebut. Kita duduk bersama pada hari ini, sebagai upaya untuk menyamakan persepsi, dan juga strategi komunikasi yang tepat. Sehingga nantinya akan tercipta satu narasi positif yang mengisi ruang publik,” lanjut Faisal.

Hilmi Kartasasmita, Tenaga Ahli Muda KSP menyebutkan bahwa narasi-narasi mengenai G20 tahun 2022 yang sudah disusun, dibuat berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 12 Tahun 2018.

“Recover together, recover stronger, itu slogan G20 Indonesia. Tapi, kalau diindonesiakan adalah dari Indonesia, dunia pulih bersama, ataupun bumi nusantara, dunia pulih bersama.”

“Jadi, untuk narasi yang sudah kami susun terkait G20, ini penekanan terhadap pengakuan dunia terhadap Indonesia untuk beberapa isu, dan juga selain itu kita ingin menunjukkan Indonesia ke dunia, values kita, dan nilai-nilai keindonesiaan,” ujar Hilmi.

Meta Indonesia yang merupakan perusahaan Facebook Indonesia menyampaikan bahwa Meta Indonesia berinisiatif untuk melakukan sesi edukasi khusus kepada pihak kementerian dengan tujuan agar pihak kementerian dapat mengoptimalkan media seperti Facebook, Instagram, dan Whatsapp untuk kepentingan komunikasi G20.

“Kami sudah meletakkan G20 sebagai agenda penting untuk engagement kita di tahun ini. Kayak misalnya, salah satunya, kita punya Minister Live Series, itu adalah program dimana kita mengundang menteri-menteri untuk punya talkshow di kita,” ujar Dara Nasution, Manajer Asosiasi Politik dan Pemerintah Meta Indonesia.

Gabung dan ikuti kami di :

Penulis: | Editor: Redaksi



whatsapp facebook copas link

Baca Lainnya

Mulai Siapkan Diri, Ini Bocoran Jadwal Penerimaan CPNS 2024

7 Mei 2024 - 12:58 WIB

64fe8285acaaa

Pasca Sidang Sengketa di MK, KPU Tetapkan Prabowo-Gibran Pemenang Pilpres 2024

24 April 2024 - 17:07 WIB

Ketua KPU dan Prabowo Subianto Gibran Rakabuming Raka

Muhammadiyah Umumkan Idul Fitri 1445 H Jatuh Pada 10 April 2024

8 April 2024 - 22:51 WIB

PP Muhammadiyah Umumkan Idul Fitri 1445 H jatuh 10 April

Rancangan PP, Anggota TNI/Polri Bisa Isi Jabatan ASN

13 Maret 2024 - 20:50 WIB

Menpan RB Anwar Anas

Pemerintah Tetapkan Awal Ramadhan 1445 H Jatuh Pada 12 Maret 2024

10 Maret 2024 - 19:48 WIB

Ilustrasi ramadhan 1445 H

Edaran Menag untuk Ibadah Ramadhan dan Idul Fitri: Aturan Soal Speaker hingga Khutbah

10 Maret 2024 - 18:59 WIB

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas
Trending di Nasional