Menu

Mode Gelap

Warta · 3 Mar 2023 16:47 WIB

Kepala Berdarah Sambil Gendong Anak, Wanita di Karimun Diduga Korban KDRT


					Petugas kepolisian berusaha membujuk korban untuk dilakukan pengobatan luka pada bagian kepala yang bersimbah darah. Foto: Istimewa Perbesar

Petugas kepolisian berusaha membujuk korban untuk dilakukan pengobatan luka pada bagian kepala yang bersimbah darah. Foto: Istimewa

Wanita paruh baya di Karimun, Kepulauan Riau, berinisial DU didapati tengah berjalan kaki dengan kondisi kepala dipenuhi darah, Kamis (2/3) sore. Mirisnya, wanita berusia sekitar 40 tahun itu sambil menggendong seorang anak.

Ia tampak berjalan kaki dari arah Puskesmas Balai Karimun, menuju jalan Nusantara. Personel kepolisian yang melihat kondisi itu sempat membujuknya untuk dilakukan penanganan medis.

ADVERTISEMENT

Belakangan diketahui bahwa DU menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT oleh suaminya sendiri. Korban dipukul pada bagian kepala dengan mengguna pompa.

Kapolsek Balai Karimun, Kompol Edy Wiyanto, mengatakan korban sebelumnya terlibat percekcokan dengan suaminya, AN, sebelum insiden KDRT tersebut.

“Dari pemeriksaan kami, perkara awal karena anaknya dimarahi si Dewi. Kemudian mereka bertengkar, Dewi sempat memukul suaminya dan kemudian dibalas dengan pukulan suaminya menggunakan Pompa ke bagian kepala,” kata Edy saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (3/3).

Edy menjelaskan, pihaknya masih menyelidiki kejadian tersebut. Karena, dari keterangan sejumlah pihak yang kenal terhadap keluarga itu, Dewi memiliki ngangguan jiwa.

“Dari yang mengantar, korban kurang normal. Apakah perkataan warga benar kita dalami dulu,” terangnya.

Saat ini, AN telah dilakukan penahanan oleh pihak kepolisian. Sementara Dewi, saat ini telah pulang ke kediamannya.

“Sementara ini ditahan dulu di Polsek, kami akan menelusuri lebih lanjut,” ucapnya.

ADVERTISEMENT

Sementara AN mengaku marah saat mendapati anaknya yang tengah sakit tidak diberi makan.

“Anak itu lagi sakit, muntah-muntah. Karena tidak mau makan anak dipukulnya. Saya larang, dia malah pukul saya. Ada pompa dekat saya, saya pukulkan,” kata AN saat ditemui di Mapolsek Balai Karimun.

Gabung dan ikuti kami di :

Penulis: | Editor: Redaksi



whatsapp facebook copas link

Baca Lainnya

Kepri Dapat 2 Ekor Sapi Kurban Sumbangan Presiden RI

14 Juni 2024 - 14:50 WIB

Ilustrasi sapi kurban

KPU Kepri Buka Penerimaan 5.906 Pantarlih, Honor Rp 1 Juta

14 Juni 2024 - 14:45 WIB

IMG 20240614 WA0016 11zon

Roby Ingatkan Jangan Ada Pungli Dalam PPDB SD dan SMP di Bintan

12 Juni 2024 - 15:08 WIB

IMG 20240612 WA0018 11zon

Permudah Akses Perizinan, KKP Asistensi Pemanfaatan Ruang Laut di Karimun

12 Juni 2024 - 15:02 WIB

IMG 20240612 WA0012 11zon

Bupati Bintan Sampaikan Ranperda Laporan Pertanggungjawaban APBD 2023

11 Juni 2024 - 12:07 WIB

IMG 20240611 WA0006 11zon

PDAM Tirta Mulia Karimun Perbaikan Pipa, Distribusi Air Bersih Terhenti Sementara

10 Juni 2024 - 14:45 WIB

jq7zzn42z7bsvuycnxpi e1667912657178
Trending di Warta