Menu

Mode Gelap
ads

Warta · 16 Nov 2021 13:29 WIB

Kepri Target Vaksinasi Lansia di Atas 60 Persen


Ilustrasi Suntik Vaksin. Foto: Ismail/kepripedia.com Perbesar

Ilustrasi Suntik Vaksin. Foto: Ismail/kepripedia.com

Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, meminta seluruh kabupaten/kota mengejar target vaksinasi COVID-19 lansia di atas 60 persen.

Hal tersebut dikarenakan vaksinasi bagi lansia menjadi salah satu indikator penilaian bagi levelisasi PPKM di daerah.

Dimana, pemerintah pusat akan menurunkan level suatu daerah bagi daerah yang sudah mencapai vaksinasi lansia di atas 60 persen.

Baca : Gubernur Dorong Kabupaten/Kota di Kepri Gesa Vaksinasi Lansia

ads

“Kita ingin semua daerah di Kepri dapat segera masuk level 1, sekarang kasus harian COVID-19 di Kepri sudah sangat menurun. Hanya vaksinasi lansia saja yang menjadi kendala kita,” ujar Gubernur saat memimpin Rapat Evaluasi Percepatan Vaksinasi bagi Lansia di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Senin (15/11).

Ia menerangkan, hingga 14 November 2021 hanya Kota Batam, Tanjungpinang dan Lingga yang sudah melewati target 60 persen. Sementara, kabupaten lainnya masih harus bekerja keras menggencarkan vaksinasi bagi lansia.

Ansar mengingatkan pentingnya capaian vaksinasi lansia, sebab Pemerintah Pusat mewacanakan tidak akan memberikan vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun bagi daerah yang belum mencapai target 60 persen vaksinasi lansia.

“Maka dari itu ketimbang masyarakat menyalahkan kita karena tidak memenuhi syarat, maka kita harus terus mengejar bersama vaksinasi lansia ini,” tegasnya.

ads

Baca: Bupati dan Walikota di Kepri Diminta Serius Gesa Vaksinasi Lansia

Oleh karena itu, Gubernur menginstruksikan kepada kepala daerah di Kepri untuk melaksanakan vaksinasi lansia secara khusus tanpa mencampurkan agenda vaksinasi tersebut dengan kalangan lain seperti masyarakat umum dan lainnya.

“Kami imbau juga kaum lansia di Kepri untuk segera divaksin. Karena, vaksin adalah kunci utama untuk melindungi diri sendiri dan orang-orang terdekat dari bahaya virus COVID-19,” imbaunya.

Selain itu, lanjut Ansar, untuk menyelesaikan masalah kesimpangsiuran data antara daerah dan pusat mengenai vaksinasi lansia.

Ia menetapkan untuk menggunakan data vaksinasi di dashboard KPCPEN. Menurutnya, sinkronisasi data menjadi masalah utama dalam percepatan vaksinasi lansia di Kepri.

Di Kabupaten Lingga misalnya, terdapat beberapa puskesmas yang masih mencatat manual data vaksinasi dan belum memasukkan data tersebut pada aplikasi PCare.

Menyiasati hal tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Lingga memanggil seluruh tenaga puskesmas untuk memasukkan data yang awalnya dicatat menual ke aplikasi PCare. Hasilnya data vaksinasi lansia di Kabupaten Lingga dapat melesat dengan tajam.

“Kabupaten lain dapat mengikuti cara seperti di Lingga, mana saja puskesmas yang masih mencatat secara manual segera panggil. Dudukan masalah data ini sehingga bisa jelas semuanya tercatat dalam aplikasi PCare,” ujar Gubernur.

Selanjutnya, terkait dengan vaksinasi anak 6-11 tahun, Gubernur meminta seluruh kepala daerah untuk menyiapkan data-data yang jelas terkait jumlah dan sasaran anak usia 6 sampai dengan 11 tahun di Kepri.

“Kalau pemerintah pusat sudah memberikan lampu hijau, tentu akan segera kita laksanakan. Sekarang kita persiapkan dulu data-datanya,” tutup Ansar.



ads
Baca Lainnya

Gubernur Kepri Sampaikan Persoalan Biaya Penanganan PMI ke BNPB

26 November 2021 - 21:29 WIB

Menteri KKP Kunker ke Kepri, Sosialisasi Industri Perikanan Mandiri

26 November 2021 - 21:09 WIB

Kodim 0317/TBK Bantu Fasilitasi Bedah Gadis di Karimun yang Tertelan Jarum Pentol

26 November 2021 - 17:57 WIB

Truk Pengangkut Pakan Ternak Terbalik di Pendakian Bukit Daeng Batam

26 November 2021 - 16:47 WIB

Gadis yang Tertelan Jarum Pentol di Karimun Masih Tunggu Aktivasi BPJS

26 November 2021 - 15:26 WIB

Fitri gadis di Karimun tertelan jarum pentol

Seorang Gadis Remaja di Karimun Tertelan 2 Jarum Pentol saat Minum Air

26 November 2021 - 15:00 WIB

Trending di Warta