Warta ยท 5 Okt 2021 16:52 WIB

Kepri Turun PPKM ke Level 1, Perjalanan Antarkabupaten dan Kota Bebas Antigen


Kepri Turun PPKM ke Level 1, Perjalanan Antarkabupaten dan Kota Bebas Antigen Perbesar

Pemerintah Pusat akhirnya menurunkan level PPKM di wilayah Provinsi Kepulauan Riau dari Level 3 menjadi Level 1. Hal tersebut berdasarkan instruksi menteri dalam negeri (Inmendagri) nomor 48 tahun 2021 tentang PPKM Level 3, 2, dan 1 serta pengoptimalan posko penanganan COVID-19 di tingkat desa dan kelurahan serta pengendaliannya di wilayan Sumatera, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua. Intruksi tersebut berlaku mulai 5-18 Oktober 2021.

Namun demikian, meski level tingkat provinsi sudah diturunkan, namun sejumlah kabupaten/kota yang masih tetap di Level 2 atau 3. Seperti, Kota Tanjungpinang PPKM Level 1, kemudian di level 2 Kabupaten Bintan, Karimun, Lingga, Anambas, dan Kota Batam. Sementara, Kabupaten Natuna masih berada pada PPKM Level 3.

Menindaklanjuti Inmendagri tersebut, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, mengeluarkan surat edaran nomor 611/SET-STC19/X/2021 tentang perpanjangan ketentuan perjalanan antara kabupoaten/kota, dan luar daerah. Dimana, bagi warga yang sudah melakukan vaksinasi dosis dibebaskan dari syarat tes antigen untuk perjalanan antar kabupaten/kota se-Kepri.

Sementara, yang belum vaksin atau masih mengantongi sertifikat vaksinasi dosis 1 wajib melengkapi diri dengan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3×24 jam atau hasil negatif Rapid Test Antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 2×24 jam sebelum keberangkatan.

ads

“Yang terpenting mengaktifkan aplikasi PeduliLindungi dalam rangka pengisian riwayat perjalanan dan validasi kartu/sertifikat vaksin COVID-19 sebagai syarat melakukan perjalanan,” instruksi Gubernur.

Sedangkan untuk perjalanan yang menggunakan moda transportasi udara, masyarakat harus melengkapi diri dengan kartu/sertifikat vaksin COVID-19. Bagi PPDN yang telah mendapatkan vaksinasi COVID-19 dosis 2 (penuh), aturannya sama, tidak perlu melampirkan surat keterangan hasil negatif RTPCR/Rapid Test Antigen sebagai syarat melakukan perjalanan.

Adapun bagi PPDN yang baru mendapatkan vaksinasi COVID-19 dosis pertama wajib melengkapi diri dengan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3×24 jam atau hasil negatif Rapid Test Antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 2×24 jam sebelum keberangkatan.

“Peraturan lainnnya juga sama dengan yang diterapkan di moda transportasi laut,” kata Gubernur.

ads

Adapun aturan untuk moda transportasi darat, bagi calon PPDN yang memiliki gejala suspek COVID-19 tidak diperkenankan untuk melakukan perjalanan. Tertib saat akan memasuki dan meninggalkan moda transportasi dan selama berada di kawasan terminal, guna jaga jarak serta menghindari terciptanya kerumunan.

“Bagi Satuan Tugas Penanganan COVID-19 pada wilayah aglomerasi Provinsi Kepulauan Riau dapat mengatur persyaratan perjalanan yang disesuaikan dengan kebijakan kabupaten/kota masing-masing,” pinta Gubernur.

Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung

Penulis: | Editor: Wak JK


ads
Tetap terhubung dengan kami:
Baca Lainnya

Kata Wakil Wali Kota Batam Soal UMK Batam 2022 yang Didemo Buruh

7 Desember 2021 - 17:55 WIB

Cerita Buruh di Batam Tuntut Kenaikan UMK 2022

7 Desember 2021 - 16:56 WIB

Demo Buruh di Batam 6 Desember 2021

Jelang Nataru, Pasar Murah di Tanjungpinang Dilaksanakan 9-10 Desember 2021

7 Desember 2021 - 16:44 WIB

Satbinmas Polres Karimun Temui Para Kepala Sekolah soal Peniadaan Libur Nataru

7 Desember 2021 - 16:03 WIB

Antisipasi Lonjakan COVID-19, Pemko Batam Pastikan Libur Sekolah Ditunda

7 Desember 2021 - 15:44 WIB

Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad

Pemko Batam Larang Pesta Kembang Api Saat Perayaan Malam Tahun Baru

7 Desember 2021 - 15:13 WIB

Trending di Warta